logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Karantina Sapi Kurban 14 Hari Sebelum Hari Raya Iduladha

News30 Juli 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 20:55 WIB
Diterbitkan 30 Jul 2020, 17:56 WIB
Copy Link
Batalkan

Tidak ada kesan kumuh, inilah pemandangan yang bisa dilihat di kandang sapi di Komplek Kampus Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur. Kebersihan serta suasananya yang nyaman membuat kandang yang difungsikan sebagai lokasi karantina ini tidak ubahnya hotel bagi sapi-sapi kurban. Berikut seperti diberitakan pada Liputan6, 29 Juli 2020. Puluhan ekor sapi ini memang sengaja dikarantina di tempat yang ideal, sebelum disembelih saat perayaan Idul Adha. Selama menjalani karantina, sapi-sapi ini juga diperlakukan secara khusus. Selain pakan yang sehat, juga disiapkan dokter hewan yang melakukan pemeriksaan begitu sapi tiba dari pasar hewan. Hewan-hewan kurban memang memerlukan masa karantina sebelum disembelih. Idealnya, masa karantina berlangsung selama 14 hari. "Sapi atau ternak kurban lainnya itu 14 hari sebelum hari H-nya, jadi ada masa adaptasi, sehingga ternak, harapannya nanti ketika disembelih nantinya bisa lebih tenang," ujar Aan Awaludin, Dokter Hewan. Selain untuk menjaga kesehatan ternak dari serangan penyakit, tujuannya tentu saja agar sapi bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga tidak berontak saat disembelih.

  • Idul Adha
  • sapi
  • Jember
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Sapi Kurban
  • politeknik negeri jember
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News8 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    Newssehari yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    Newssehari yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    Newssehari yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    Newssehari yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu