logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Masjid Al-Akbar Surabaya Batasi Jemaah Salat Idul Adha Hanya 5.000 Orang

News28 Juli 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 21 Sep 2025, 16:01 WIB
Diterbitkan 28 Jul 2020, 16:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Jelang Idul Adha, kesibukan pengurus Masjid Al-Akbar Surabaya kian bertambah, selain menerima hewan kurban. Mereka kini juga menyiapkan tanda pengenal bagi jamaah yang nantinya akan ikut salat Idul Adha di masjid tersebut. Demikian dilansir pada Liputan6, 26 Juli 2020. Sebenarnya Masjid Al-Akbar mampu menampung 40 ribu jamaah. Namun, untuk salat Idul Adha mendatang hanya 5.000 jamaah yang diizinkan untuk mengikuti salat Idul Adha. Pembatasan jumlah jamaah terpaksa ditempuh demi mencegah penularan COVID-19 yang masih cukup tinggi di Kota Surabaya. Jamaah yang akan salat Idul Adha harus mendaftar secara online. Untuk diperbolehkan yang nantinya akan memperoleh tanda pengenal, untuk gelombang pertama pada Jumat kemarin, pihak masjid sudah membagikan 2.300 tanda pengenal, sisanya akan dibagikan pada 29 Juli 2020. "Kapasitas 40 ribu, karena physical distancing kita memutuskan hanya 5.000 jamaah, area masjid yang digunakan salat itu ada di lantai 1 dan lantai 2," tutur Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy Noor.

  • Surabaya
  • Idul Adha
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Masjid Al Akbar
  • news10:44
    Guyon Refly Harun Kuasa Roy Suryo Dkk Sidang di MK Dipimpin Saldi Isra: Ribet Kita
    News3 jam yang lalu
  • news02:40
    UMP Naik, Begini Penjelasan Menaker Soal Regulasi THR
    News3 jam yang lalu
  • news09:04
    DPR Emosi Semprot Menkes Soal Sumber Gaduh BPJS PBI: Wajar Rakyat Marah!
    News3 jam yang lalu
  • news03:58
    Habiburokhman DPR Tolak Hukuman Mati untuk Ayah yang Bunuh Pelaku Pemerkosa Anaknya
    News3 jam yang lalu
  • news09:29
    Emosi! Komisi IX PDIP Hela Napas Panjang Semprot DJSN Depan Menkes: Tahu-Tahu Menkeu Marah
    News3 jam yang lalu
  • news05:38
    Cekcok dengan Suami, Istri Nekat Bakar Rumah!
    News9 jam yang lalu
  • news06:34
    Brutal! Aksi Gerombolan Pelajar Aniaya Pengendara di Cimahi
    News9 jam yang lalu
  • news08:16
    Asap Muncul dari Mesin, KRL Jakarta-Bogor Dievakuasi Mendadak
    News9 jam yang lalu
  • news04:13
    Beli Ganja Online, Pengedar Diciduk Saat Ambil Paket Ekspedisi
    News9 jam yang lalu
  • news12:31
    Wali Kota Bekasi Diancam Warga Saat Penertiban Lapak | Lansia Diserang Buaya Liar
    Newssehari yang lalu