logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Peluang Usaha Buat Tempat Cuci Tangan dari Cat Kaleng Bekas

News15 April 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 09:41 WIB
Diterbitkan 15 Apr 2020, 02:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Lesunya kegiatan ekonomi akibat penyebaran Covid-19, tak membuat sejumlah pemuda di Pasuruan, Jawa Timur, berputus asa. Mereka justru memanfaatkan momen itu, untuk berkreasi membuat tempat cuci tangan dari kaleng plastik bekas cat. Usaha mereka tak sia-sia, banyak pesanan datang dari sejumlah daerah setelah produksinya diunggah ke media sosial. Berikut kita simak videonya pada Fokus, 13 April 2020. Tingginya permintaan wadah atau galon air sejak himbauan mencuci tangan digaungkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, menjadi inspirasi sekelompok pemuda karang taruna Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Pasuruan, untuk berkreasi. Mereka membuat wadah atau galon air dari kaleng plastik bekas, lalu menjualnya lewat media sosial. Bahan yang digunakan adalah kaleng plastik bekas cat berukuran 20 atau 50 liter yang dibeli dari pemulung, atau tempat barang rongsokan di desanya. Setelah kaleng dibersihkan, selanjutnya diberi kran di bawahnya. Mereka juga menempelkan stiker cara mencuci tangan yang benar, sebagai sosialisasi mencegah penyebaran Covid-19. Meski terkesan sederhana, ternyata wadah atau galon air buatan para pemuda ini menarik para konsumen. Bahkan setelah dipasarkan melalui jejaring sosial, pesanan banyak berdatangan. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya ada 700-an pesanan dari berbagai instansi dan daerah di Jawa Timur. Usaha yang dimulai sejak 1 bulan ini, terbukti banyak memberi manfaat ekonomi bagi para pemuda di Desa Cukurgondang, apalagi dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu akibat penyebaran Covid-19. Dengan harga Rp 50.000 untuk galon 20 liter, dan Rp 95.000 untuk galon 50 liter, para pemuda ini mampu mendapatkan omzet puluhan juta rupiah per minggu. Kreasi yang diciptakan ini, mungkin bisa menjadi inspirasi usaha bagi mereka yang kini harus kehilangan pekerjaan, akibat penyebaran Covid-19. **Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

  • Pasuruan
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • karang taruna
  • COVID-19
  • tempat cuci tangan
  • desa cukurgondang
  • kaleng
  • news03:27
    Begini Penampakan Sungai Cisadane Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestisida
    News2 jam yang lalu
  • news09:13
    Komisi VIII DPR Cecar Babe Haikal, Emosi Ungkap Temuan Sertifikasi Halal Bayar Jutaan
    News2 jam yang lalu
  • news02:10
    Fenomena Tua di Jalan, Berapa Banyak Waktu Dihabiskan karena Macet?
    News2 jam yang lalu
  • news10:48
    Sosok Ketum Demokrat AHY di Mata Merry Riana Seorang Kesatria
    News4 jam yang lalu
  • news05:01
    Keras DPR Semprot Babe Haikal, Singgung Dapur MBG Tak Miliki Sertifikat Halal
    News4 jam yang lalu
  • news06:37
    Menteri Yassierli Perintahkan Pekerja WFA Selama Lebaran 2026, Mulai 16 Sampai 27 Maret
    News4 jam yang lalu
  • news07:48
    Buaya Liar Serang Lansia di Palembang, Dilawan Pakai Gayung
    News9 jam yang lalu
  • news11:14
    Detik Detik Wali Kota Bekasi Diancam Warga Pakai Senjata Tajam
    News9 jam yang lalu
  • news05:30
    Noel Bocorkan Dugaan Parpol Terlibat Pemerasan K3 | Perahu Sound Horeg Jatuh ke Sungai
    Newssehari yang lalu
  • news07:39
    Menkeu Purbaya Kejutkan DPR, Miris Bayangkan Pasien Cuci Darah Tapi PBI JKN Dinonaktifkan
    Newssehari yang lalu