logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Aksi Kejahatan di Nganjuk dan Jember Saat Merebak Corona COVID-19

News8 April 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 12:02 WIB
Diterbitkan 08 Apr 2020, 21:19 WIB
Copy Link
Batalkan

Sebanyak empat pengedar ganja yang ditangkap, tiga di antaranya warga Baron, Nganjuk. Yakni, AB, FS, dan LM. Lalu seorang lagi, AK, warga Surabaya. Satnarkoba Polres Nganjuk menangkap empat pelaku di rumah masing-masing. Polisi menduga mereka adalah komplotan pengedar yang kerap beroperasi di Nganjuk dan sekitarnya. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan ganja seberat 11,33 gram. Ironisnya, tersangka LM, berprofesi sebagai guru bimbingan konseling sebuah SMA swasta di Nganjuk. LM mengaku hanya pengguna dan mendapat ganja dari seseorang di Gresik, Jawa Timur. Kini Polres Nganjuk masih berkoordinasi dengan jajaran Polres lain, untuk mengungkap bandar besar yang menjadi pemasok narkoba ke pengedar. Sementara itu, petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Sempolan, Jember, berhasil membekuk 3 pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Ketiga pelaku adalah GA, dan AS, warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, serta seorang penadah barang hasil kejahatan, berinisial BS, warga Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Jember. Ketiga pelaku diringkus menyusul laporan salah seorang pemilik rumah makan di Jalan Raya Garahan, yang mengaku seluruh perabotannya hilang dicuri. Berikut seperti dilansir pada Fokus, 6 April 2020. Tak hanya barang elektronik seperti lemari es, pelaku bahkan juga menggondol meja maupun kursi, hingga lemari etalase di dalam warung. Aksi pencurian terjadi pada Selasa, 31 Maret 2020, saat kondisi rumah makan sedang kosong. Pemilik sengaja memilih menghentikan usahanya, setelah ada himbauan dari pemerintah untuk menutup usaha, sehubungan dengan merebaknya wabah Covid-19. Hasil pemeriksaan, tersangka berhasil masuk ke rumah makan dengan merusak pintu belakang, dan membawa kabur perabotan melewati pintu depan dengan kunci duplikat. Polisi berhasil mengamankan seluruh barang bukti yang sempat dicuri para pelaku. Guna menjalani proses hukum lebih lanjut, ketiga pelaku hingga kini masih diperiksa intensif di Mapolsek Sempolan.

  • Jember
  • Nganjuk
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • virus corona
  • Corona
  • COVID-19
  • guru bimbingan konseling
  • Pengedar Ganja
  • Pencurian Rumah Kosong
  • news06:10
    Purbaya Kesal Depan Komisi XI, Krisis 98 Bisa Terulang: Ada yang Bilang Menkeu Kerjanya Apa
    News9 jam yang lalu
  • news04:23
    KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi
    News9 jam yang lalu
  • news06:32
    Geger! Temuan 21 Karung Cacahan Uang di Lahan Sampah Bekasi
    News10 jam yang lalu
  • news02:51
    Prabowo Undang Mantan Menlu dan Wamenlu ke Istana Bahas Geopolitik
    News10 jam yang lalu
  • news08:53
    Komisi V DPR Cecar Menteri PU Soal Proyek: Dagingnya Dimakan BUMN, Tulangnya Buat Daerah
    News10 jam yang lalu
  • news05:39
    Menkeu Purbaya Mendadak Minta Maaf di DPR, Singgung Pelaku Pasar Modal
    News10 jam yang lalu
  • news12:48
    DPR Blak-blakan Depan Menpar Widi Soal Wisata Gili Meno: Lihat Jelek Banget, Bu!
    News10 jam yang lalu
  • news02:13
    Panen Kaviar Tanpa Bunuh Ikan, Lebih Etis dan Ramah Lingkungan?
    News10 jam yang lalu
  • news16:32
    Guyon Arief Hidayat Ingin Anak Jadi Wapres, Satu Ruangan di MK Tertawa
    News10 jam yang lalu
  • news06:07
    Keras! Putra PDIP Skakmat Menteri Widi: Saya Ingatkan Sekali Lagi, itu Namanya ...
    News10 jam yang lalu