logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: 13 Mahasiswa Asal Lumajang Studi di China, Pemerintah Pantau Kondisinya

News1 Februari 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 10:35 WIB
Diterbitkan 01 Feb 2020, 07:48 WIB
Copy Link
Batalkan

Belasan mahasiswa asal Lumajang, Jawa Timur yang menempuh pendidikan di China masih berada di sekitar kampusnya. Di tengah merebaknya virus corona, dan kebijakan isolasi dari negeri tirai bambu itu. Sementara Presiden Jokowi memastikan pemerintah memberikan perlindungan maksimal, serta memenuhi suplai logistik ke seluruh mahasiswa Indonesia di China. Ada 13 mahasiswa asal Lumajang, Jawa Timur yang belajar di sembilan kampus di China. Dari ke-13 mahasiswa itu, salah satunya adalah Laila Fakhriyatuz Zakiyah (21), asal Desa Kalipenggung, Kecamatan Randu Agung. Meski ingin anaknya dan mahasiswa lain bisa dipulangkan ke Indonesia, orangtua Laila, Muhammad Lutfi dan Musdalifah hanya berharap anak pertama mereka sehat dan dijauhkan dari virus corona. Laila yang menempuh pendidikan S-1 di Hubei Polytechnic University, Huangshi, Provinsi Hubei, China tak bisa pulang karena pemerintah setempat membatasi aktivitas mereka di sekitar kampus. Asrama kampus Laila sendiri berada di daerah Huangshi, atau 90 kilometer dari Wuhan, pusat penyebaran virus. Berikut video liputannya pada Fokus, 29 Januari 2020. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke PT. PAL Indonesia di Surabaya, mengatakan pemerintah berupaya maksimal memberikan perlindungan, serta mencukupi kebutuhan logistik para WNI yang saat ini masih tertahan di Tiongkok. Pemerintah melalui KBRI juga terus berkomunikasi dengan para WNI yang masih terjebak di negeri tirai bambu tersebut, untuk mengetahui kondisi terkini mereka. Meskipun aturan untuk masuk ke negara tersebut agak sulit dilakukan, termasuk upaya mengevakuasi WNI yang masih terkendala aturan isolasi oleh pemerintah Tiongkok. Presiden juga menghimbau agar warga tidak panik terlalu berlebihan akan merebaknya virus corona. Namun demikian, warga diharapkan tetap waspada terhadap gejala maupun potensi penyebaran virus tersebut.

  • Surabaya
  • lumajang
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • wuhan
  • hubei polytechnic university
  • mahasiswa asal lumajang
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    Newssehari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    Newssehari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    Newssehari yang lalu