logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Asa Orangtua Mahasiswa Korban Penembakan Saat Demo di Kendari untuk Kapolri Baru

News3 November 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 03:58 WIB
Diterbitkan 03 Nov 2019, 16:31 WIB
Copy Link
Batalkan

37 hari sudah Randi, mahasiswa semester 7 Universitas Haluoleo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia. Suasana duka kini masih terus menyelimuti kedua orangtua korban. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (3/11/2019), di hari ke-37 kepergian Randi, sang ayah berharap agar pelaku penembakan anaknya segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Sebab, menurut mereka sampai dengan saat ini belum ada titik terang terhadap siapa pelaku penembakan hingga menewaskan Randi. Mereka juga berharap agar Kapolri baru Jenderal Polisi Idham Azis dapat segera menuntaskan kasus tersebut. "Saya minta dengan hormat kepada kapolri yang baru dilantik semoga penembakan anak saya supaya dilaksanakan dan dituntaskan sesuai dengan aturan yang berlaku, karena sampai saat ini belum jelas siapa pelakunya," kata La Sari, ayah korban. Seperti yang diketahui, Randi merupakan salah satu korban tewas akibat penembakan orang tidak dikenal saat demo berujung anarkis di kantor DPRD Kendari beberapa waktu lalu. Sampai saat ini pelaku penembakan terhadap mahasiswa tersebut masih dalam pengejaran polisi.

  • Demo Mahasiswa
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • Program TV News
  • mahasiswa kendari tewas
  • mahasiswa tewas di kendari
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News2 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News16 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News16 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News16 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News16 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News18 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News18 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News19 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News19 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News20 jam yang lalu