logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Berkat Tangan Dingin BJ Habibie, Indonesia Produksi Pesawat Terbang Sendiri

News12 September 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 10:27 WIB
Diterbitkan 12 Sep 2019, 16:34 WIB
Copy Link
Batalkan

Nama Bacharudin Jusuf Habibie atau yang biasa dikenal BJ Habibie tidak bisa dilepaskan dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI),yaitu industri penerbangan yang dahulu berjuluk Industri Pesawat Terbang Nusantara atau IPTN. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (12/9/2019), berkat tangan dingin BJ Habibie, Indonesia mampu memproduksi pesawat terbang sendiri. Salah satu tonggak itu adalah pesawat CN 235. Pesawat buah kerja sama Indonesia dan Spanyol itu terbang mulus pada Desember 1983. Pesawat ini pun banyak dipesan berbagai negara. Langkah Habibie pun berlanjut. Didukung segenap tenaga asli Indonesia pada 10 November 1994, IPTN di bawah Habibie meluncurkan pesawat N 250 dan terbang perdana 10 Agustus 1995. Dan hingga akhir hayatnya, Habibie masih berupaya mewujudkan mimpinya untuk memproduksi pesawat R 80. Jenis pesawat yang rancang-bangunnya didasarkan untuk menghubungkan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan. Dengan berbagai warisannya, bagi segenap pimpinan dan pegawai PTDI, kepergian BJ Habibie adalah kehilangan besar. "Tentunya kami merasa kehilangan ya. Kalau ketemu beliau motivasi dan semangat beliau ini yang menjadi acuan kami. Sehingga beliau selalu berpesan kami mampu untuk meneruskan pengembangan industri ini," ucap Dirut PTDI Elfien Goentoro. Sebagai penghormatan atas jasa besar BJ Habibie dalam pengembangan industri dirgantara di Tanah Air, jajaran direksi dan perwakilan karyawan PTDI akan bertolak dari Bandung, Jawa Barat, untuk turut mengantar tokoh pendiri industri pesawat Indonesia itu ke tempat peristirahatan terakhirnya.

  • BJ Habibie
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • Program TV News
  • BJ Habibie Meninggal
  • bj habibie wafat
  • BJ Habibie Meninggal Dunia
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News7 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News7 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News7 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News7 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News9 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News9 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News10 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News10 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News11 jam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    News11 jam yang lalu