logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Ini Bukti yang Jerat SA Jadi Tersangka Ujaran Rasis

News6 September 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 21:05 WIB
Diterbitkan 06 Sep 2019, 17:52 WIB
Copy Link
Batalkan

Setelah dilakukan pengembangan, Polisi menetapkan satu tersangka baru, dalam perkara dugaan rasisme di Asrama Mahasiswa Papua, beberapa waktu lalu. Tersangka baru berinisial SA, dan termasuk dalam 6 saksi yang sebelumnya diajukan pencekalan oleh polisi, kepada pihak imigrasi, agar tidak bepergian ke luar negeri. Sebelumnya, polisi sudah menetapkan satu tersangka yakni TS sehingga total menjadi 2 orang tersangka. Upaya penyelidikan dugaan rasisme, provokasi, serta ujaran kebencian, dalam aksi di depan Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan Surabaya, 16 Agustus lalu, terus dilakukan. Ditreskrimsus Polda Jatim, kembali menetapkan satu tersangka baru, berinisial SA, setelah sebelumnya TS, juga ditetapkan tersangka. Tersangka baru ini, merupakan satu dari enam saksi, yang diajukan pencekalan oleh polisi kepada pihak imigrasi. Penetapan tersangka juga berdasarkan pemeriksaan dua saksi, serta rekaman video yang sudah dijadikan alat bukti polisi. Wakapolda Jawa Timur, yang sekaligus menjadi Ketua Tim Penyidik, menyebutkan, tersangka SA diduga melanggar Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008, tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, berdasarkan alat bukti rekaman video, dan keterangan saksi, seperti yang ditayangkan pada Fokus, 2 September 2019. Kasus kerusuhan yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua beberapa waktu lalu, terus didalami pihak kepolisian. Dua tim sudah dibentuk untuk mengungkap siapa dalang kerusuhan tersebut. Satu tim fokus kasus penghinaan bendera merah putih yang diduga dilakukan mahasiswa Papua. Sedang tim lain menangani kasus ujaran kebencian, diskriminasi serta provokasi.

  • Surabaya
  • Papua
  • Berita Surabaya
  • surabaya papua
  • papua surabaya
  • biro surabaya
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News4 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News18 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News18 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News18 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News18 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News20 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News20 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News21 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News21 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu