logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

10 Nama Capim KPK yang Diterima Jokowi Akan Mengerucut Jadi 5 Orang

News3 September 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 00:02 WIB
Diterbitkan 03 Sep 2019, 15:31 WIB
Copy Link
Batalkan

Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih bersama anggota pansel lainnya, yaitu Indrioyanto Seno Aji, Hendardi, Harkristuti Harkrisnowo dan anggota pansel lainnya diterima Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Senin sore, 2 Agustus kemarin. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (3/9/2019), pada kesempatan ini Jokowi mengucapkan terima kasih kepada pansel capim KPK yang telah bekerja keras menyeleksi para calon pimpinan KPK. 10 nama capim KPK yang lolos seleksi ini berasal dari beragam latar belakang. Di antaranya Komisioner KPK, Polri, jaksa, hakim pengacara, PNS, dan akademisi. Nama-nama yang telah berada di tangan Jokowi itu akan mengerucut menjadi lima orang. Namun, belum diketahui berapa nama yang akan diajukan kepala negara kepada DPR untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan. "Yang penting adalah bagi kita undang-undang mengatakan bahwa harus ada unsur masyarakat dan pemerintah. Yang penting bagi kami sesuai dengan undang-undang, 10 nama yang akan diserahkan itu harus dua unsur itu," jelas Ketua Pansel Yenti Garnasih.

  • KPK
  • Jokowi
  • Fokus
  • Indosiar
  • Program TV News
  • capim kpk
  • Pansel Capim KPK
  • seleksi capim kpk
  • capim kpk 2019
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News7 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News20 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News20 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News20 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News20 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu