logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Mengenal Tari Jathilan Lewat Festival Ini

News30 Agustus 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 02:02 WIB
Diterbitkan 30 Agt 2019, 21:14 WIB
Copy Link
Batalkan

Festival seni tari Jathilan atau Jaranan, di Kawasan Wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur diikuti ratusan penari. Berbagai atraksi tari Jathilan tampil memukau dengan gaya dan busana berbeda sesuai asal daerah masing-masing. Selain menjadi etalase ragam seni Jathilan di Indonesia, festival tersebut sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan pascaerupsi Gunung Bromo. Sanggar Gembong Singo Mudho menjadi salah satu penampil tuan rumah dalam Festival Jathilan Se-Jawa yang digelar di arena Theater Jiwa Jawa Resort, Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Probolinggo, sejak dua hari ini. Para penari yang terdiri dari pelajar dan beberapa orang dewasa ini, tampil luwes dengan Tarian Jathilan bertema perjuangan. Mereka mengisahkan seorang pejuang yang gagah berani, mengusir penjajah dari Bumi Indonesia dengan menunggang kuda. Jathilan merupakan Tarian Jaranan atau Kuda Lumping yang amat populer di tengah masyarakat Pulau Jawa. Jaranan atau kuda lumping, yang amat populer di tengah masyarakat Pulau Jawa. Tak hanya para penari amatir, festival ini juga diikuti para penari profesional seperti para penari sanggar Tirta Kencono, dari Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Dengan judul Tarian Turonggo Seto yang mengisahkan seorang adipati berperang melawan siluman pembawa bencana. Festival juga diikuti sejumlah perguruan tinggi, di antaranya penari dari Fakultas Bahasa dan Seni Universtias Negeri Yogyakarta. Mereka menampilkan tarian yang mengisahkan kegigihan pangeran mangku bumi, dalam berjuang melawan Tentara Belanda. "Kesulitan suhu dingin sulit gerak. Semua tubuh kaku, kesulitannya banyak juga, pernafasan masih kurang. Kami persiapan latihan sekitar tiga minggu sebelum terjun ke lapangan sudah harus dibiasakan lepas jaket," ujar Pemain Seni Jaranan, Sekar Dwiningtyas, seperti dikutip dari program Liputan6. Festival ini menjadi ajang bagi para seniman untuk lebih mengenal keragaman Tarian Jathilan yang tersebar di Tanah Jawa. Selain itu, untuk meningkatkan gairah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo pascaerupsi.

  • Surabaya
  • Tari
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • tarian jathilan
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News10 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    Newssehari yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    Newssehari yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    Newssehari yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    Newssehari yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu