logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Rapor Ditahan karena Belum Bayar Komite, Siswi di Gunungsitoli Kumpulkan Uang Receh

News28 Juli 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 15 Sep 2025, 14:32 WIB
Diterbitkan 28 Jul 2019, 10:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Tak bisa ambil rapor lantaran belum bayar uang komite sekolah, Anaria Mendrofa, siswi kelas 2 SMK Negeri 2 Gunungsitoli, Sumatra Utara, terpaksa mengumpulkan koin di jalan raya. Uang receh hasil sumbangan pengguna jalan tersebut akhirnya disetorkan ke pihak sekolah. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (28/7/2019), bersama dengan ayahnya dan beberapa pemerhati pendidikan di Tano Niha, Anaria Mendrofa, meminta-minta sumbangan dari pengguna jalan Gomo di Kota Gunungsitoli. Aksi seribu koin untuk ambil rapor tersebut digelar mulai pukul 08.00 hingga 10.00, Sabtu pagi, 27 Juli 2019. Dana sekitar Rp 360 ribu akhirnya terkumpul dalam bentuk uang receh. Setelah koin terkumpul, Anaria Mendrofa kemudian membawa uang receh hasil sumbangan dalam kardus ke sekolah agar rapornya bisa diambil. Sebelumnya, ayah Anaria Mendrofa sempat mengamuk di ruang guru SMK Negei 2 Gunungsitoli, lantaran rapor anaknya tak bisa diambil karena belum bayar uang komite sekolah. Anaria termasuk siswi berprestasi, namun ayahnya tak punya uang karena hanya berprofesi sebagai petani. (Galuh Garmabrata)

  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • uang receh
  • Program TV News
  • rapor ditahan
  • gunungsitoli
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News7 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News20 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News20 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News20 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News20 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu