logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

TGPF Ungkap Hasil Investigasi Kasus Novel Baswedan ke Kapolri Pekan Depan

News10 Juli 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 10:43 WIB
Diterbitkan 10 Jul 2019, 16:32 WIB
Copy Link
Batalkan

Dalam keterangan persnya Selasa malam, 9 Juli kemarin, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan Novel Baswedan menyampaikan bahwa kerja tim dinyatakan selesai setelah bekerja selama 6 bulan. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (10/7/2019), tim sudah menyampaikan laporan kepada Kapolri untuk dipelajari. Rencananya, hasil investigasi secara menyeluruh akan disampaikan pada pekan depan. Menurut anggota TGPF Hendardi, kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK itu bukan kasus kriminal biasa karena memiliki latar belakang politik. TGPF juga mengaku memiliki temuan-temuan baru terkait kasus ini. "Sudah selesai melakukan tugas sesuai dengan SK Pak Kapolri enam bulan yang lalu dan laporan sudah disusun. Kurang lebih ada 170 halaman laporan dengan 1.500 lampiran," ucap anggota TGPF kasus Novel Baswedan Nurcholis. "Ini bukan perkara biasa tapi ini perkara yang melibatkan orang yang bisa kita kategorikan ada latar belakang politik. Karena itu kami juga mencari motif-motif di balik itu semua," jelas Jubir TGPF kasus Novel Baswedan Hendardi.

  • Novel Baswedan
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • Program TV News
  • penyerangan novel baswedan
  • tgpf novel baswedan
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News9 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News9 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News9 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News9 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News10 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News10 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News11 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News11 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News12 jam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    News12 jam yang lalu