logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Dampak Banjir di Papua, Harga Bahan Pangan Melonjak

News7 April 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 19 Sep 2025, 04:55 WIB
Diterbitkan 07 Apr 2019, 20:10 WIB
Copy Link
Batalkan

Banjir yang terjadi di Merauke, Papua, membuat harga sejumlah komoditas tani melonjak tajam. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (7/4/2019), ketersediaan cabai di Pasar Wamanggu mulai menipis akibat pasokan dari petani berkurang. Petani tak lagi banyak mengirimkan hasil tani mereka akibat tanamannya banyak yang mati terendam banjir. Kalau pada Minggu lalu, harga cabai masih di kisaran Rp 7 ribu per kilogram. Kini harganya naik hingga 17 kali lipat. Kenaikan harga sayur mencapai 70 persen. Sayur kangkung sebelumnya Rp 5 ribu per satu ikat, kini naik 4 kali lipat menjadi Rp 20 ribu. Menurut beberapa pedagang di Pasar Wamanggu, harga bahan pangan dikhawatirkan akan terus merangkak mengingat curah hujan di wilayah merauke yang masih tinggi. Kondisi ini akan semakin diperparah mengingat sebentar lagi akan memasuki Ramadan.

  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Siang
  • Program TV News
  • banjir merauke
  • dampak banjir merauke
  • Harga Bahan Pangan Naik
  • news11:27
    Benny DPR Cecar Bos PPATK Soroti Aliran Cuci Uang Proyek Bansos & Proyek dari APBN
    News7 jam yang lalu
  • news05:29
    Jenderal Polisi BNN Teriak Komando Perang Lawan Narkoba Kejutkan Komisi III DPR: War On!
    News7 jam yang lalu
  • news07:28
    Kepala BGN Respons Masih Ada Keracunan MBG, Semprit SPPG Nakal & Beri 'Kartu Kuning'
    News7 jam yang lalu
  • news04:32
    Tangis Pilu, Kisah Guru Honorer Kerja Sampingan Antar Jemput Laundry
    News7 jam yang lalu
  • news10:03
    DPR PKS Minta ke Kepala BNN Tak Ragu Tembak Pengedar Narkoba: Jangan Pakai Basa Basi!
    News8 jam yang lalu
  • news00:57
    Sejarah Pola Tidur 8 Jam, Dulu Bukan Kebiasaan Umum!
    News8 jam yang lalu
  • news02:14
    Seskab Teddy Beberkan Fakta Kabar Prabowo Pakai 2 Pesawat Kepresidenan: Enggak Benar Itu!
    News8 jam yang lalu
  • news09:16
    Depan Komisi XIII DPR, Pigai Blak-blakan Uang Pribadi Habis Bantu Korban Bencana Gara-Gara ini
    News8 jam yang lalu
  • news01:50
    Paguyuban Asep Dunia Berjuang Lestarikan Nama Lokal di Tengah Tren Modern
    News9 jam yang lalu
  • news01:03
    Tanaman Bambu Dimanfaatkan Sebagai "Tembok Hijau" untuk Cegah Erosi
    News9 jam yang lalu