logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Lokasi Penembakan Brutal di Christchurch Selandia Baru Dipenuhi Karangan Bunga

News17 Maret 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 05:18 WIB
Diterbitkan 17 Mar 2019, 17:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Penembakan brutal yang menewaskan 49 orang di Kota Christchurch, Selandia Baru, meninggalkan duka bagi warga setempat. Hingga Sabtu, 16 Maret kemarin, warga terus berdatangan dan meletakkan karangan bunga di lokasi. Mereka seolah masih tidak percaya lantaran kerabat dan teman mereka menjadi korban. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (17/3/2019), kepolisian setempat juga mendatangi rumah salah satu pelaku, Brenton Tarrant, di kota Dunedin. Warga negara Australia itu dikabarkan sering hidup berpindah-pindah di Selandia Baru. Demi keamanan, polisi mengevakuasi seluruh penghuni di kawasan tersebut. Sebelumnya, polisi telah menemukan bom aktif di mobil milik pelaku. Brenton Tarrant sempat dihadirkan di pengadilan setempat dan dikawal ketat aparat. Ia mendengarkan hakim yang membacakan dakwaan terhadap dirinya. Menurut majelis hakim, Brenton didakwa dengan kasus pembunuhan, namun kemungkinan akan ada dakwaan tambahan terhadap dirinya. Brenton juga yang mengunggah aksinya ketika menembak dengan membabi buta di dua masjid di Christchurch. Ia juga mengutarakan manifesto yang isinya tentang kebencian terhdap pendatang dan Islam. Selain 49 tewas, 39 korban lainnya dilaporkan terluka. Saat ini mereka masih dirawat di rumah sakit di Christchurch. Kepala Unit Bedah Rumah Sakit, Greg Robertson, mengatakan, 11 korban saat ini kondisinya kritis dan harus menjalani beberapa kali operasi. Sementara itu, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardem, Sabtu kemarin, telah bertemu dengan warga muslim di Christchurch. Ia memberikan jaminan keselamatan dan kebebasan beribadah kepada mereka. Jacinda mengatakan, Selandia Baru adalah negara yang menghormati keberagaman. (Galuh Garmabrata)

  • Fokus
  • New Zealand
  • fokus pagi indosiar
  • Program TV News
  • Christchurch
  • Penembakan Selandia Baru
  • Penembakan Brutal
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News9 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News9 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News9 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News9 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News10 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News11 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News12 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News12 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News13 jam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    News13 jam yang lalu