logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

WNA Punya E-KTP Berasal dari Tiongkok, Rusia, dan Filipina

News27 Februari 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 04:11 WIB
Diterbitkan 27 Feb 2019, 23:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Informasi soal KTP elektronik (e-KTP) warga negara asing (WNA) di Cianjur, viral di media sosial. Apalagi informasi itu dibumbui dengan tudingan WNA pemegang e-KTP itu punya hak pilih. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (27/2/2019), Dinas Dukcapil Cianjur Jawa Barat sudah mengonfirmasi bahwa ada 17 WNA dari Tiongkok, Rusia, dan Filipina, yang memiliki e-KTP. Namun, semua sesuai prosedur. Rabu siang, Dirjen Dukcapil Kemendagri menegaskan WNA pemegang kartu izin tinggal tetap (kitap) yang dikeluarkan Ditjen Imigrasi, wajib punya e-KTP. Tapi tak bisa digunakan untuk memilih dalam pemilu. "Sesuai dengan UU Adminduk, WNA yang sudah memiliki izin tinggal tetap wajib mengurus e-KTP. Dan sesuai UU Pemilu, maka WNA tidak memiliki hak pilih," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh. Selain tak punya hak pilih secara politik, WNA pemegang e-KTP tidak punya hak untuk dipilih. (Rio Audhitama Sihombing)

  • E-KTP
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Siang
  • Program TV News
  • KTP Elektronik
  • e-ktp wna
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    Newssehari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    Newssehari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    Newssehari yang lalu