logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Jumlah Suntikan Dana Kemenkeu untuk Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

News26 Februari 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 12:53 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2019, 16:09 WIB
Copy Link
Batalkan

BPJS bisa sedikit bernapas lega karena defisit sebesar Rp 16 triliun pada tahun 2018 kini bisa tertutupi. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, suntikan dana tersebut diberikan untuk menambal defisit tersebut. "Respons dari pemerintah adalah memberikan tambahan defisit dan memperbaiki tata kelola serta membuat bauran kebijakan. Ini semuanya nanti akan kita lihat dampakya sambil kita menunggu hasil audit BPKP yang mencakup seluruh populasi," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat ditemui di Gedung BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (26/2/2019). Selama dua bulan pertama di tahun 2019, pemerintah sudah mengelurkan Rp 8,3 triliun untuk membantu keuangan BPJS. Sementara, sisanya akan dicairkan bertahap setiap bulan. BPJS pun berharap proses audit suntikan dana itu segera selesai agar pelayanan bagi peserta BPJS kesehatan berjalan lancar. "Kita tunggu hasil kerja dari BPKP itu, nanti ada interim report dari Menteri Keuangan sekitar pertengahan bulan Maret," jelas Dirut BPJS Fahmi Idris. (Muhammad Gustirha Yunas)

  • BPJS Kesehatan
  • Kementerian Keuangan
  • Liputan6SCTV
  • defisit bpjs kesehatan
  • Liputan6 Pagi
  • Program TV News
  • Menteri Sri Mulyani
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssejam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    Newssejam yang lalu
  • news11:42
    Dikepung Banjir, Permukiman Tambun Utara Terendam Parah!
    News2 jam yang lalu
  • news07:21
    Senin Dini Hari, Banjir Kelapa Gading Jakarta Belum Surut!
    News4 jam yang lalu
  • news07:02
    Tragedi ATR 42-500, Keluarga Korban Jalani Tes DNA
    News5 jam yang lalu
  • news10:17
    KNKT Buka Fakta Awal ATR 42-500, Singgung Soal Kontrol Pesawat
    News6 jam yang lalu
  • news04:54
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh, Tim SAR Temukan Puing di Hutan
    News6 jam yang lalu
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News4 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News4 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News4 hari yang lalu