logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

500 Siswa Asal Nduga Papua Belajar Beratapkan Terpal Seadanya

News19 Februari 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 05:39 WIB
Diterbitkan 19 Feb 2019, 14:43 WIB
Copy Link
Batalkan

Sekitar 500 siswa di Wamena, Papua, harus rela belajar dengan kondisi seadanya beratapkan terpal untuk mendapatkan pendidikan. Para siswa ini berasal dari Kabupaten Nduga yang mengungsi ke Wamena karena situasi keamanan yang kerap diganggu kelompok kriminal bersenjata (KKB). Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (19/2/2019), anggota Komisi V DPR Papua, Yohanis Romsumbre, meminta kepada Pemerintah Daerah Nduga segera mengambil tindakan agar para siswa dapat bersekolah seperti anak lainnya. "Sampai kami tiba di sana belom ada perhatidan dari Pemda Nduga. Harapan kami adalah kondisi yang dihadapi anak-anak kita mohon diperhatikan oleh pihak terkait," kata anggota DPR Papua Yohanis Romsumbre. Teror penembakan yang terjadi pada Desember 2018, membuat sejumlah anak-anak bersama keluarganya memilih mengungsi ke Wamena guna menghindari terjadinya korban. (Rio Audhitama Sihombing)

  • Papua
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • KKB Papua
  • Kelompok Kriminal Bersenjata
  • Program TV News
  • siswa di papua
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News2 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News2 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News2 hari yang lalu