logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Ribuan Pengungsi Korban Tsunami di Lampung Keluhkan Minimnya Air Bersih dan Toilet

News28 Desember 2018
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 00:54 WIB
Diterbitkan 28 Des 2018, 15:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Ribuan pengungsi kini berada di penampungan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan. Bantuan makanan dan pakaian sudah mulai berdatangan dari sejumlah kalangan. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (28/12/2018), para pengungsi langsung menyerbu pakaian bekas yang merupakan sumbangan dari sejumlah kalangan di lokasi pengungsian. Mereka mencari baju, celana pakaian dalam, dan selimut untuk kebutuhan keluarganya. Karena setelah saat dievakuasi, mereka tak sempat membawa bekal pakaian yang cukup. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi meminta pengungsi untuk tidak saling berebut. Ribuan pengungsi ini sebagian besar dari Pulau Sebesi dan Sebukuk yang lokasinya paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau. "Dari tadi saya belum dapat, belum dikasih," kata warga bernama Hartati. "Kalau handuk dan selimut belum dapat," ucap warga Sela. Sementara itu, para pengungsi nampak beristirahat setelah hampir empat hari tak bisa tidur nyenyak pascaterjangan tsunami. Namun, mereka mengeluhkan tidak tersedianya air bersih dan toilet. Hanya ada dua toilet yang disediakan, padahal ada sekitar 1.500 pengungsi di lapangan tenis indoor. Mereka berharap pemerintah menyediakan fasilitas yang layak. (Muhammad Gustirha Yunas)

  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Pagi
  • Tsunami Selat Sunda
  • tsunami lampung
  • korban tsunami lampung
  • news12:31
    Wali Kota Bekasi Diancam Warga Saat Penertiban Lapak | Lansia Diserang Buaya Liar
    News2 jam yang lalu
  • news03:27
    Begini Penampakan Sungai Cisadane Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestisida
    News3 jam yang lalu
  • news09:13
    Komisi VIII DPR Cecar Babe Haikal, Emosi Ungkap Temuan Sertifikasi Halal Bayar Jutaan
    News4 jam yang lalu
  • news02:10
    Fenomena Tua di Jalan, Berapa Banyak Waktu Dihabiskan karena Macet?
    News4 jam yang lalu
  • news10:48
    Sosok Ketum Demokrat AHY di Mata Merry Riana Seorang Kesatria
    News6 jam yang lalu
  • news05:01
    Keras DPR Semprot Babe Haikal, Singgung Dapur MBG Tak Miliki Sertifikat Halal
    News6 jam yang lalu
  • news06:37
    Menteri Yassierli Perintahkan Pekerja WFA Selama Lebaran 2026, Mulai 16 Sampai 27 Maret
    News6 jam yang lalu
  • news07:48
    Buaya Liar Serang Lansia di Palembang, Dilawan Pakai Gayung
    News11 jam yang lalu
  • news11:14
    Detik Detik Wali Kota Bekasi Diancam Warga Pakai Senjata Tajam
    News11 jam yang lalu
  • news05:30
    Noel Bocorkan Dugaan Parpol Terlibat Pemerasan K3 | Perahu Sound Horeg Jatuh ke Sungai
    Newssehari yang lalu