logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Tugas Baru Indra Sjafri Setelah Tak Lagi Latih Timnas Indonesia U-19

News23 November 2017
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 07:26 WIB
Diterbitkan 23 Nov 2017, 16:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Bola.com, Jakarta - Indra Sjafri resmi dibebastugaskan dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Selasa (21/11/2017). Meski demikian, eks pelatih Bali United tetap bekerja di PSSI dengan peran barunya di sektor pengembangan sepak bola Indonesia yang akan membuatnya kembali blusukan mencapi pemain timnas di masa depan. Kontrak Indra Sjafri sejatinya baru akan berakhir pada 31 Desember 2017. Namun, PSSI bersikeras tak akan memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional U-19. Arsitek kelahiran 2 Februari 1963 itu akan mendapatkan kontrak baru di Program Football Development PSSI. Nantinya, Indra akan bertugas di bawah komando Direktur Teknik PSSI, Danurwindo. Pria berusia 54 tahun itu akan memiliki tugas mencari, menemukan, dan memilih pemain-pemain yang akan menjadi tumpuan tim nasional Indonesia di masa depan. Tugas tersebut akan memungkinkan Indra Sjafri blusukan berkeliling Indonesia demi mencari pemain yang tepat, seperti yang pernah dilakukannya ketika menukangi timnas U-19. "Nanti ada tugas baru yang nantinya akan dijabarkan oleh federasi. Bagaimana bentuknya? Yang jelas tersirat keinginan kami akan membangun lagi satu tim dengan angkatan yang berbeda dari timnas yang ada," kata Indra Sjafri ketika ditemui di kantor PSSI, Selasa (21/11/2017). Indra Sjafri menambahkan, tawaran untuk menjadi bagian dari tim pengembangan sepak bola Indonesia baru diterimanya pada Senin (20/11/2017). Keinginan untuk terus mencari dan mengembangkan bibit-bibit muda sepak bola Indonesia menjadi alasan Indra Sjafri mau menerima peran baru tersebut. "Tawarannya baru kemarin saat PSSI melakukan evaluasi, dan evaluasinya itu tidak hanya membahas soal timnas U-19 melainkan juga soal sepak bola Indonesia ke depan. Saya concern dengan perkembangan pemain sepak bola usia muda, makanya saya ingin menjadi bagian proyeksi tersebut," ucap pria asal Sumatra Barat itu. Bersama Indra Sjafri, Timnas Indonesia U-19 telah tampil dalam tiga turnamen sepanjang tahun 2017. Egy Mauala Vikri dan kawan-kawan tampil di Turnamen Toulon, Piala AFF U-18 2017, dan Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Timnas Indonesia U-19 tercatat memainkan 13 pertandingan bersama Indra Sjafri. Hasilnya, Tim Garuda Nusantara meraih lima kemenangan, tujuh kali kalah, dan sekali imbang.

  • bola
  • news10:13
    Kritik DPR Singgung Keadilan Depan BGN: Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru
    News9 jam yang lalu
  • news05:50
    DPR Soroti Peristiwa Pelatih Valencia Tewas di Labuan Bajo Bisa Coreng Wisata RI
    News9 jam yang lalu
  • news11:13
    Repons Wagub Jabar Usai Gibran Temukan Meja & Kursi Sekolah Bolong di Tasikmalaya
    News9 jam yang lalu
  • news09:30
    Keras! Putra PDIP Depan Menpar Putri Singgung Pedagang UMKM: Ibu Nongkrong Sudah Gemeter
    News9 jam yang lalu
  • news03:02
    45 Tahun Berjualan Jamu Gendong, Melestarikan Budaya Agar Tak Punah
    News9 jam yang lalu
  • news08:58
    Puluhan Siswa di Kulon Progo Diduga Keracunan MBG
    News11 jam yang lalu
  • news09:23
    Ratusan Rumah Terendam Banjir, Warga Naik Perahu
    News11 jam yang lalu
  • news04:54
    Inggris Dukung Rencana Prabowo Membangun 1.500 Kapal Ikan
    News12 jam yang lalu
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News2 hari yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News2 hari yang lalu