Loading iframe...

Arsenal Juara Premier League 2025/2026, Mikel Arteta Sukses Bawa The Gunners Bangkit

Bola 20 May 2026, 15:58 WIB

Arsenal F.C. akhirnya resmi dinobatkan sebagai juara Premier League 2026 setelah penantian panjang selama 22 tahun. Kepastian itu didapat usai Manchester City F.C. hanya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Selasa waktu setempat.

Hasil tersebut membuat Arsenal unggul empat poin di puncak klasemen dan tidak lagi bisa dikejar Manchester City meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan terakhir musim ini.

Kesuksesan ini menjadi momen bersejarah bagi Arsenal yang terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada musim 2003/2004 saat era legendaris The Invincibles.

Pelatih Mikel Arteta akhirnya berhasil membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris setelah beberapa musim terakhir selalu gagal di momen penentuan.

Dalam tiga musim terakhir, Arsenal beberapa kali harus puas finis sebagai runner-up. Dua kali mereka disalip Manchester City milik Pep Guardiola dan musim lalu gagal mengejar Liverpool.

Musim ini Arsenal tampil jauh lebih matang dan konsisten. The Gunners memimpin klasemen hampir sepanjang musim meski sempat mendapat tekanan besar pada pekan-pekan akhir kompetisi.

Kepastian gelar juara langsung disambut euforia besar para pendukung Arsenal. Ribuan fans memadati area luar Stadion Emirates sambil menyalakan suar dan bernyanyi merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.

Perayaan juga berlangsung di tempat latihan Arsenal ketika para pemain berkumpul menyaksikan pertandingan Manchester City melawan Bournemouth secara bersama-sama.

Sejumlah suporter mengaku tak percaya Arsenal akhirnya kembali menjadi juara Liga Inggris setelah menunggu lebih dari dua dekade. Banyak fans menyebut momen tersebut sebagai salah satu malam terbaik dalam sejarah klub.

Keberhasilan Arsenal musim ini sekaligus menjadi penanda lahirnya era baru di bawah Mikel Arteta. Dengan skuad muda dan permainan agresif, The Gunners kini kembali duduk di singgasana tertinggi sepak bola Inggris setelah penantian panjang selama 22 tahun.

Oleh Muhammad Daffa Satrio Diperbaharui 20 May 2026, 15:58 WIB
Diterbitkan 20 May 2026, 15:58 WIB