logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Tes Usap COVID-19 Massal Sasar Jasa Tukang Cukur dan Pekerja Salon

News3 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 22:57 WIB
Diterbitkan 03 Okt 2020, 17:57 WIB
Copy Link
Batalkan

Sejak Selasa pagi, tukang potong rambut atau salon karyawan pusat perbelanjaan dan warga sekitar Gedung KONI Gelanggang Remaja Tambaksari Surabaya, menjalani test swab atau tes usap COVID-19 massal gratis yang difasilitasi oleh pemerintah. Upaya ini disambut antusias, sebab mereka rentan terpapar COVID-19, karena langsung bersentuhan dengan para konsumen. Jika dalam test swab atau tes usap ini nantinya ada yang positif, akan diarahkan untuk isolasi di hotel, Asrama Haji atau isolasi mandiri. "Imbauan dari Ibu Wali Kota itu untuk para pekerja barber shop, salon atau tukang cukur itu kita harapkan mau memeriksakan dirinya, untuk menjaga kesehatan dirinya pribadi dan konsumennya, karena kontak eratnya barber shop, tukang cukur kan erat, jadi kalau pekerja itu negatif, kan aman juga untuk konsumen," ujar Thoms Danantosa, Kepala Puskesmas Gading Tambaksari. Sementara di Jombang, sebanyak 61 santri dari sejumlah pesantren dan tenaga medis yang terpapar Covid-19, terus dipantau dan diperiksa kesehatannya di lokasi karantina, Gedung Apartemen Mahasiswa Unipdu Jombang. Selain pemantauan perkembangan kesehatan, mereka juga di-swab test untuk memastikan apakah masih ada virus corona di dalam tubuhnya. Puluhan santri dan tenaga medis yang terpapar COVID-19 akan dikarantina selama 14 hari, sembari memastikan apakah yang bersangkutan masih positif atau sudah negatif COVID-19. Demikian seperti diberitakan pada Liputan6, 30 September 2020. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • Surabaya
  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Jombang
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • virus corona
  • Corona
  • COVID-19
  • SCTV Biro Surabaya
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News11 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    Newssehari yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    Newssehari yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    Newssehari yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    Newssehari yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu