logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Penyu Hewan Laut Kebanggaan Perairan Indonesia Kini di Ambang Kepunahan

News24 Juli 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 06:43 WIB
Diterbitkan 24 Jul 2021, 15:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Perairan Indonesia terkenal sangat kaya akan spesies ikan, reptil dan mamalia, salah satunya penyu yang merupakan biota laut purba yang dipercaya telah ada di bumi sejak jutaan tahun lalu, dan masih bertahan hingga saat ini. Dari tujuh jenis penyu yang ada di dunia, Indonesia memiliki enam jenis penyu yang terdiri dari penyu hijau, penyu lengkang, penyu tempayan, penyu belimbing, penyu pipih, dan penyu sisik dengan karapas atau batok kulitnya yang sangat indah. Perairan Sangalaki, Berau, Kalimantan Timur, merupakan salah satu habitat terbesar penyu-penyu di Asia. Namun, dalam 20 tahun terakhir jumlah penyu sudah jauh berkurang, bahkan hanya tersisa sekitar 10 persennya saja. Berbagai hal menyebabkan keberadaan penyu berada dalam ambang kepunahan. Tidak hanya faktor alam saja, ulah manusia juga menjadi penyebab, secara terang-terangan melakukan eksploitasi terhadap biota laut yang dilindungi secara penuh oleh Negara. Harga seekor penyu berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Dagingnya saja dijual seharga Rp 25 ribu per kilogram, sedangkan kulit yang sudah kering biasanya dijual mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Tidak heran jika populasi penyu dalam 10 tahun terakhir menurun drastis. Penyebabnya tak lain praktik perburuan liar dan kian rusaknya lingkungan pantai. Hasil investigasi Pro-Fauna menyebutkan, setiap tahun sekitar 1.000 ekor penyu dibantai di pesisir pantai Pulau Jawa. Satwa langka itu diawetkan, dimakan telur dan dagingnya, atau dicari karapasnya untuk bahan suvenir. Bagaimana binatang purba ini dapat terus bertahan seiring perkembangan zaman dan bagaimana ulasan sisi hitam dan putih nya andil manusia dalam kehidupan penyu? Saksikan videonya melalui tautan berikut ini (*)

  • Kementerian KKP
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News10 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News10 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News10 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News10 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News12 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News12 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News13 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News13 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News14 jam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    News14 jam yang lalu