logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Venezuela Longgarkan Kendali Negara atas Industri Minyak, Buka Peluang Investasi Swasta

Global6 jam yang lalu
Y
OlehYoga Nugraha
Diperbaharui 30 Jan 2026, 18:51 WIB
Diterbitkan 30 Jan 2026, 14:19 WIB
Copy Link
Batalkan

Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, Pemimpin Tertinggi Arab Saudi yang bertandang ke Indonesia untuk kunjungan kenegaraan sekaligus liburan ke Bali baru-baru ini ternyata mendapat sambutan yang begitu istimewa dari Pemerintah Indonesia. Maklum, karena selain adanya kedekatan hubungan antar kedua negara, peristiwa ini juga bisa disebut bersejarah mengingat ini untuk pertama kalinya raja Arab berkunjung ke Indonesia dalam 47 tahun terakhir. Bahkan saking bersejarahnya, untuk mengenang peristiwa ini Istana Kepresidenan Bogor sampai menyediakan lahan khusus yang nantinya akan dibuat taman dengan nama Al-Saud Garden. Dan salah satu kegiatan Raja Salman dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Bogor adalah menanam pohon di Taman Al Saud ini. Lokasi penanaman pohonnya sendiri ada di sebelah kanan bangunan induk Istana, persis di depan Gedung Serbaguna Istana (Press Room). Pada taman yang telah dipersiapkan oleh para tukang kebun, ahli botani, dan pegawai Istana Bogor jauh-jauh hari sebelum kedatangan Raja salman dan rombongan ini, sebelumnya hanya berisi 5 pohon besar yang berada di sisi luar taman. Karpet berwarna hijau juga dibentangkan melingkar di titik-titik tempat pohon akan ditanam Raja Salman dan para Pangeran. Dan khusus di titik penanaman pohon untuk Raja Salman tertera tulisan 'Al Saud Garden'. Nantinya, inilah taman Raja Salman yang berada di Istana Bogor. Di Al-Saud Garden ini Raja Salman menanam pohon kayu besi atau kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), sementara para pangeran akan menanam pohon kenari (Canarium indicum L.). Total ada 18 tanaman yang ditanam sang raja dan para pangeran di taman ini. Yang menarik, jelang kedatangan Raja Salman ke Istana Bogor ini sempat membuat pihak petugas Istana sibuk menutup sejumlah patung yang ada di sekitar lokasi acara. Maklum, patung yang ditutup ini merupakan patung telanjang yang sudah ada sejak jaman Presiden Soekarno. Dan jika ditotal, ada sekitar 360 patung yang menghiasi seluruh area Istana, baik di luar maupun di dalam ruangan. Raja Salman sendiri mengaku menikmati keberadaannya selama berada di Istana Bogor yang berhawa sejuk ini. Tak heran jika Istana Kepresidenan Bogor menjadi pilihan Presiden RI Joko Widodo sebagai tempat tinggal. Dan menurut survei Rumah.com, suasana yang sejuk dan tingkat kemacetan yang relatif rendah menjadi salah satu pertimbangan banyak orang untuk memiliki hunian di Bogor. Tertarik mencari rumah di kawasan Bogor? Simak pilihannya dengan harga mulai Rp200 Jutaan. Foto: Liputan6

  • Venezuela
  • minyak venezuela
  • minyak
  • news02:09
    Trump Klaim Akan Berbicara dengan Iran di Tengah Ketegangan
    Global6 jam yang lalu
  • news08:19
    Trump Klaim Akan Berbicara dengan Iran di Tengah Ketegangan
    Global6 jam yang lalu
  • news06:49
    Venezuela Longgarkan Kendali Negara atas Industri Minyak, Buka Peluang Investasi Swasta
    Global6 jam yang lalu
  • news04:17
    Pesawat Jatuh di Kolombia, Anggota Kongres Tewas
    Global8 jam yang lalu
  • news04:17
    Pesawat Jatuh di Kolombia, Anggota Kongres Tewas
    Global8 jam yang lalu
  • news00:42
    Pensil Warna dari Koran Bekas, Inisiatif Pasangan Serbia Selamatkan Lingkungan
    Globalsehari yang lalu
  • news01:11
    Jerman Bagikan Kentang Gratis ke Masyarakat Karena Kelebihan Panen
    Globalsehari yang lalu
  • news07:14
    Zaitun Kuno Yordania Berusia 2.000 Tahun Diakui UNESCO
    Globalsehari yang lalu
  • news01:04
    Ratusan Warga Irak Bakar Bendera AS, Protes Ancaman Trump
    Globalsehari yang lalu
  • news04:10
    Rusia Klaim Berhasil Kuasai Dua Wilayah Baru di Ukraina
    Global2 hari yang lalu