Garuda Jaya Tumbangkan Surabaya Samator 3-2, Paksa Lanjut ke Leg Ketiga!

Bola2026-04-23 16:09:40
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 23 Apr 2026, 16:09 WIB
Diterbitkan23 Apr 2026, 16:09 WIB

Persaingan perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 semakin memanas. Jakarta Garuda Jaya berhasil menjaga peluang setelah menaklukkan Surabaya Samator dengan skor 3-2 dalam laga leg kedua Grand Final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu (22/4/2026).

Kemenangan ini membuat agregat menjadi imbang 1-1, sehingga penentuan juara tiga harus ditentukan melalui leg ketiga.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Pada set pertama, kedua tim saling kejar poin hingga kedudukan 23-23. Garuda Jaya akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 25-23 lewat permainan blok yang solid.

Samator bangkit di set kedua. Dipimpin Tedy Oka, mereka mampu membalikkan keadaan dan menutup set dengan kemenangan 25-22. Momentum berlanjut di set ketiga ketika Jordan Michael dan rekan-rekan tampil lebih dominan untuk menang 25-19, sekaligus unggul 2-1.

Namun, Garuda Jaya menunjukkan mental kuat saat berada di bawah tekanan. Sempat tertinggal, mereka mampu menyamakan kedudukan dan merebut set keempat dengan skor 25-22, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Set kelima berlangsung menegangkan. Kedua tim saling menekan hingga skor imbang 10-10. Garuda Jaya berhasil menjaga keunggulan tipis di poin-poin krusial dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 15-13.

Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyebut timnya tampil lebih baik dibanding laga sebelumnya.

“Anak-anak bermain lebih terbuka dibanding pertandingan pertama,” ujar Nur Widayanto usai laga.

Salah satu pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras, juga mengungkapkan rasa puas atas performa tim yang dinilai lebih tenang dalam menghadapi tekanan.

Di sisi lain, kubu Samator mengakui kehilangan fokus pada momen penting. Manajer tim, Hadi Sampurno, menyebut timnya sebenarnya sempat unggul, namun gagal menjaga konsistensi.

“Set pertama kita sudah unggul, tapi anak-anak kurang tenang,” katanya.

Pemain Samator, Jordan Michael, menambahkan bahwa Garuda Jaya tampil lebih stabil dalam tekanan.

“Garuda Jaya lebih tenang, sementara kami seperti tertekan,” ujarnya.

Dengan hasil ini, kedua tim kini bersiap menghadapi laga penentuan yang akan menjadi penutup perebutan posisi ketiga Proliga 2026. Duel leg ketiga diprediksi berlangsung semakin sengit mengingat performa kedua tim yang relatif seimbang.