logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Sumardji Kecewa Berat! Disanksi FIFA 20 Pertandingan Tak Dampingi Timnas hingga Denda Ratusan Juta

Bolasejam yang lalu
M
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 04 Feb 2026, 15:47 WIB
Diterbitkan 04 Feb 2026, 15:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, dijatuhi sanksi berat FIFA yang melarangnya mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan dan mewajibkan membayar denda 15 ribu franc Swiss atau Rp324 juta, akibat dugaan penyerangan terhadap ofisial setelah laga Timnas melawan Irak pada 11 Oktober 2025 di Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang sekaligus menutup peluang Skuad Garuda ke putaran berikutnya dan menimbulkan kekecewaan luas di kalangan manajemen dan suporter. FIFA menegaskan Sumardji melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf L Kode Disiplin FIFA terkait perilaku kekerasan terhadap ofisial, sementara laporan resmi menyebut Sumardji menerima kartu merah dari wasit asal China, Ma Ning, karena mendorong wasit dari belakang secara ofensif, yang menjadi dasar utama sanksi dan memunculkan diskusi tentang profesionalisme ofisial tim nasional dalam tekanan internasional. Komisaris Pertandingan melaporkan dua pemain Indonesia serta satu ofisial dikeluarkan dari lapangan, menambah catatan insiden, sementara hasil laga yang berakhir 0-1 bagi Timnas Indonesia memunculkan evaluasi strategi dan kesiapan mental pemain yang harus ditingkatkan menghadapi turnamen tingkat tinggi dan tekanan kompetitif. Sumardji menyatakan kecewa mendalam karena menilai sanksi FIFA tidak masuk nalar, sementara ia menekankan kronologi di lapangan tidak sesuai putusan, yang menimbulkan perdebatan soal transparansi dan mekanisme pengambilan keputusan Komite Disiplin FIFA serta implikasi bagi citra sepak bola Indonesia di mata internasional. Sanksi ini memiliki tenggat 30 hari untuk pelunasan denda, sementara ketidakpatuhan membuka kemungkinan hukuman tambahan, menekankan urgensi kepatuhan hukum bagi mantan manajer tim nasional dan menjadi peringatan bagi ofisial lain tentang aturan disiplin internasional. Meski Sumardji mengundurkan diri pada akhir Desember 2025 akibat kegagalan Timnas di SEA Games 2025, sanksi ini tetap berlaku, yang memperlihatkan bahwa tanggung jawab profesional terus berjalan meski jabatan ditinggalkan, dan menjadi bahan refleksi bagi struktur manajemen dan pengawasan internal tim agar insiden serupa tidak terulang. Dampak sanksi terasa pada persiapan Timnas Indonesia, yang harus menyesuaikan strategi dan peran ofisial yang absen, sementara media dan publik menyoroti ketatnya disiplin FIFA dan pentingnya profesionalisme, yang menjadi sorotan sekaligus pelajaran berharga bagi sepak bola Indonesia di pentas internasional. Insiden ini kembali memicu diskusi soal perilaku ofisial dalam menghadapi kekalahan dan situasi panas, sementara juga menimbulkan pertanyaan tentang pembinaan mental pemain dan manajemen tekanan, yang berdampak pada reputasi dan citra Timnas Indonesia di level regional maupun internasional. Reaksi masyarakat dan pengamat sepak bola beragam, mulai dari dukungan terhadap keputusan FIFA hingga kritik soal proporsionalitas hukuman, sementara hal ini mendorong evaluasi internal etika kerja dan tanggung jawab manajerial dalam tim nasional, sekaligus membangkitkan kesadaran pentingnya integritas dalam sepak bola profesional. Keseluruhan kasus ini menjadi pengingat bahwa satu insiden di lapangan dapat berdampak panjang bagi individu maupun organisasi, sementara Timnas Indonesia perlu mengambil pelajaran mengenai kepatuhan aturan internasional, pengelolaan emosi, dan pentingnya profesionalisme menghadapi tekanan kompetisi global yang semakin ketat.

  • Timnas Indonesia
  • FIFA
  • Sumardji
  • sumardji disanksi fifa
  • Video Bola.com
  • berita video
  • news02:22
    Aksi Suportif Suporter Timnas Indonesia usai Laga Sengit Vs Vietnam Piala Asia Futsal 2026
    Bola3 jam yang lalu
  • news03:04
    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Terciduk Menonton Timnas Futsal Indonesia Vs Vietnam!
    Bola3 jam yang lalu
  • news01:16
    Pulangkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia Hadapi Jepang di Semifinal Piala Asia 2026!
    Bola6 jam yang lalu
  • news02:46
    Komentar Hector Souto usai Timnas Futsal indonesia Lolos ke Semifinal Piala Asia 2026
    Bola7 jam yang lalu
  • news05:15
    Eksklusif! Fabio Lefundes Bicara Soal Persaingan Juara di BRI Super League 2025/2026
    Bola21 jam yang lalu
  • news08:35
    Bojan Hodak Ungkap Persib Siap Tempur Lawan Malut United: Ramon Belum Fit, Dion Markx Siap Tampil
    Bolasehari yang lalu
  • news01:45
    Beckham Putra Panaskan Duel Malut United, Persib Bandung Siap Balas Dendam!
    Bolasehari yang lalu
  • news06:33
    Paulo Ricardo Mengaku Nyaman di Persija: Terkejut dengan Atmosfer Jakmania hingga Naik Rantis!
    Bolasehari yang lalu
  • news03:57
    Jaga Ritme Kemenangan, Persija Jakarta Gelar Sesi Latihan Santai Jelang Lawan Arema FC
    Bolasehari yang lalu
  • news02:48
    Fokus Tanpa Cela! Persija Jakarta Matangkan Strategi Jelang Hadapi Arema FC
    Bolasehari yang lalu