Persija Jakarta menjalani sesi latihan di Persija Training Ground, Depok, pada Senin (2/2/2026) sore WIB sebagai bagian dari persiapan menghadapi Arema FC pada lanjutan BRI Super League. Latihan dipimpin langsung oleh pelatih kepala Mauricio Souza yang mengawasi setiap program dengan fokus utama menjaga kondisi fisik dan stabilitas performa tim. Sesi latihan kali ini digelar setelah Persija meraih kemenangan pada laga terakhir. Situasi tersebut membuat suasana latihan berlangsung relatif santai, tanpa mengurangi keseriusan para pemain dalam menjalankan instruksi tim pelatih. Pendekatan ini dipilih untuk menjaga mood positif tim sekaligus mencegah kelelahan berlebih. Menu latihan lebih diarahkan pada pemulihan kondisi fisik pemain. Intensitas tidak dibuat terlalu tinggi, namun tetap disisipi latihan sentuhan bola dan koordinasi antarpemain agar ritme permainan tetap terjaga menjelang pertandingan berikutnya. Beberapa gim internal berdurasi pendek juga dilakukan sebagai bagian dari latihan. Skema ini dimanfaatkan untuk mempertahankan chemistry antarlini sekaligus menjaga fokus pemain dalam situasi permainan nyata tanpa tekanan fisik yang berlebihan. Seluruh pemain utama Persija tampak hadir dan mengikuti latihan. Tim pelatih memilih memaksimalkan komposisi pemain yang ada, tanpa kehadiran pemain baru dalam sesi tersebut. Di tengah agenda latihan, rumor kedatangan striker diaspora Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, kembali menjadi sorotan. Pelatih Mauricio Souza sebelumnya mengisyaratkan adanya komunikasi terkait kemungkinan transfer penyerang yang saat ini masih berstatus pemain FC Volendam tersebut. Namun pada sesi latihan ini, Mauro Zijlstra belum terlihat di Sawangan, lokasi latihan Persija. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa proses kepindahan sang pemain ke Macan Kemayoran masih belum mencapai tahap final. Absennya Mauro Zijlstra membuat Persija tetap fokus sepenuhnya pada agenda persiapan menghadapi Arema FC. Konsentrasi tim diarahkan pada menjaga konsistensi permainan dan memperkuat fondasi taktik yang sudah dibangun. Arema FC dipandang sebagai lawan yang membutuhkan kewaspadaan tinggi. Tim pelatih Persija menilai pertandingan mendatang akan menuntut kedisiplinan dan efektivitas permainan sejak menit awal. Persija Jakarta menargetkan hasil maksimal pada laga kontra Arema FC demi menjaga momentum positif di BRI Super League. Persiapan dilakukan secara bertahap, sambil menunggu perkembangan lanjutan terkait rumor transfer dan memastikan kondisi skuad tetap berada pada level optimal.
02:48
05:00
02:51
03:07
03:17
05:00
01:30
01:49
04:24
01:15