Johor Darul Ta'zim langsung bergerak cepat setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS menangguhkan sanksi satu tahun yang sebelumnya dijatuhkan FIFA kepada pemain naturalisasi Malaysia. Klub raksasa asal Johor itu tanpa ragu menurunkan tiga pemain naturalisasi mereka dalam laga resmi tingkat Asia Tenggara. Jon Irazabal, Hector Hevel, dan Joao Figueiredo tampil sebagai starter ketika JDT menjamu Shan United pada matchday keempat ASEAN Club Championship 2025/2026 di Sultan Ibrahim Stadium, Johor Bahru, Kamis 29 Januari 2026. Keputusan ini langsung menjadi sorotan karena ketiganya baru saja terbebas sementara dari hukuman FIFA. JDT tampil dominan sepanjang laga dan sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Shan United. Meski hanya bermain di babak pertama sebelum digantikan, kehadiran tiga pemain naturalisasi tersebut memberi pengaruh besar terhadap permainan tim. Sebelumnya, ketujuh pemain naturalisasi Malaysia dijatuhi sanksi larangan beraktivitas selama satu tahun serta denda oleh FIFA akibat skandal naturalisasi yang menyeret Federasi Sepak Bola Malaysia atau FAM pada akhir September 2025. FIFA menilai proses naturalisasi dilakukan dengan menggunakan dokumen yang tidak sah. Selain Irazabal, Hevel, dan Figueiredo, empat pemain lain yang turut disanksi adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan Imanol Machuca. FAM juga dijatuhi denda besar mencapai ratusan ribu franc Swiss. Setelah banding FAM ke FIFA ditolak, kasus ini kemudian dibawa ke CAS. Pada 26 Januari 2026, CAS mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman, sehingga sanksi larangan bermain selama 12 bulan ditangguhkan hingga putusan akhir banding ditetapkan. Keputusan CAS inilah yang dimanfaatkan Johor Darul Ta'zim untuk kembali memainkan para pemainnya. Langkah tersebut dinilai sah secara regulasi, namun tetap menuai kontroversi karena proses hukum masih berjalan. Aksi JDT ini kembali memanaskan perdebatan soal naturalisasi di sepak bola Asia Tenggara, sekaligus menegaskan ambisi klub berjuluk Harimau Selatan itu untuk terus melaju di kompetisi regional, meski dibayangi polemik yang belum sepenuhnya usai.
02:19
02:45
05:00
01:18
05:00
05:00
05:00
05:00
05:00
05:00