Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, akhirnya buka suara terkait keputusan manajemen memensiunkan nomor punggung 91 milik Rafinha. Keputusan tersebut sempat memunculkan beragam spekulasi di kalangan suporter, termasuk anggapan bahwa langkah itu diambil untuk meredam kekecewaan pendukung. Berbicara pada Kamis (15/1/2025), Razzi mengakui bahwa manajemen belum sempat memberikan pernyataan resmi saat pengumuman perpisahan Rafinha dirilis ke publik. Padatnya agenda klub membuat klarifikasi baru disampaikan setelah isu berkembang luas di media dan media sosial. Razzi menegaskan, keputusan memensiunkan nomor punggung Rafinha tidak berkaitan dengan status sang pemain yang masih aktif bermain. Ia mencontohkan praktik serupa di sepak bola Eropa, seperti Birmingham City yang memensiunkan nomor Jude Bellingham meski sang pemain masih berkarier. Menurut Razzi, kontribusi Rafinha memiliki dampak yang sangat besar bagi PSIM. Striker asal Brasil itu mencetak 20 gol dari 22 pertandingan, meraih predikat pemain terbaik, serta menjadi sosok penting dalam perjalanan klub hingga berada di posisi saat ini. Rafinha juga dinilai memiliki ikatan emosional yang kuat dengan suporter. Interaksinya di dalam dan luar lapangan, termasuk kebiasaan menyanyikan chant bersama pendukung, membuatnya menjadi figur yang ikonik dan mudah dikenang oleh publik Yogyakarta. "Buat kami, Rafinha itu mahal. Bukan soal kualitas semata, tapi kami tidak akan menemukan pemain seperti dia lagi," ujar Razzi. Ia menilai keberadaan Rafinha telah menjadi bagian dari sejarah PSIM yang patut dikenang oleh generasi berikutnya. Razzi membantah anggapan bahwa pemensiunan nomor 91 dilakukan demi membungkam kritik suporter. Ia menegaskan langkah tersebut murni sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih manajemen kepada Rafinha atas dedikasi dan kontribusinya selama membela Laskar Mataram. Ke depan, PSIM ingin menjadikan langkah ini sebagai awal budaya klub dalam menghargai pemain-pemain yang berjasa besar. Razzi memastikan hubungan manajemen dengan Rafinha tetap terjaga dengan baik dan berharap sang pemain meraih kesuksesan di perjalanan karier selanjutnya.
02:42
02:30
05:00
05:00
05:00
05:00
02:20
05:00
01:21
05:00