Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menatap tugas barunya dengan menyiapkan agenda jangka pendek yang akan menjadi fondasi perjalanan Garuda ke level sepak bola dunia. Usai menjalani konferensi pers perdananya, Herdman mengaku ingin sejenak menikmati momen sebelum langsung bekerja. Ia menyebut pengalaman mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk pertama kali sebagai pelatih sebagai momen emosional yang mempertegas kehadirannya di Tanah Air. "Sekarang semuanya terasa nyata. Saya benar-benar berada di Indonesia. Saya ingin bernapas sejenak, menikmati momen ini, lalu mulai bekerja," ujar Herdman. Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa dirinya dikenal sebagai sosok yang terorganisasi dalam perencanaan. Fokus terdekatnya adalah mempersiapkan pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Maret 2026, yang dinilainya sebagai jendela penting untuk memulai sesuatu yang baru. Menurut Herdman, ia ingin para pemain dan suporter merasakan atmosfer dan standar baru sejak awal kepemimpinannya. Dalam membangun tim, Herdman menegaskan filosofi yang selama ini ia terapkan bersama Timnas Kanada. Ia menyebut pentingnya menghadirkan pemain-pemain yang terbiasa bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. "Untuk bersaing di level dunia, Anda membutuhkan pemain tier satu dan dua, yang bermain di liga-liga top dunia. Karier pemain tidak pernah berbohong," kata Herdman. Meski membuka peluang bagi pemain yang berkarier di Eropa atau liga elite dunia, Herdman juga menegaskan komitmennya terhadap pemain lokal. Ia meyakini gairah dan komitmen pemain dalam negeri menjadi fondasi penting bagi Timnas Indonesia. Herdman berharap dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia mampu melahirkan pemain yang bisa berkarier di Eropa dan kompetisi internasional. Ia menyebut Indonesia kini berada di fase di mana banyak pemain ingin membela negara ini. Terkait pendekatan pemilihan pemain, Herdman menegaskan akan melakukan analisis menyeluruh terhadap kampanye kualifikasi Piala Dunia sebelumnya. Ia berencana bertemu satu per satu dengan staf untuk memahami peran, kontribusi, serta evaluasi atas hasil yang telah dicapai. "Apakah ini perombakan, penyempurnaan, atau kelanjutan dari apa yang sudah ada, semua itu akan ditentukan melalui evaluasi," jelasnya. Herdman menilai pengalaman para pemain yang telah merasakan ketatnya kualifikasi Piala Dunia tetap menjadi aset penting. Ia ingin pengalaman tersebut menjadi pelajaran untuk mencoba kembali mencapai target besar Timnas Indonesia di masa depan. Dengan fondasi perencanaan, evaluasi menyeluruh, dan visi jangka panjang, John Herdman menegaskan komitmennya membawa Timnas Indonesia menuju level kompetisi tertinggi dunia.
05:00
04:36
05:00
05:00
05:00
05:00
00:52
03:34
22:31
05:00