John Herdman mulai menjalankan tugasnya sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Dalam sesi perkenalan resminya kepada publik, Herdman memaparkan rencana jangka pendek yang langsung menyentuh inti kekuatan tim nasional. Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan langkah awal yang diambilnya adalah melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi tim. Menurut Herdman, proses tersebut dimulai dengan mendengarkan dan memahami pengalaman para pemain dalam dua tahun terakhir. "Jangka pendeknya selalu dimulai dari asesmen. Meluangkan waktu untuk mendengarkan dan memahami pengalaman mereka di kualifikasi Piala Dunia sebelumnya, bagaimana mereka berjuang, dan bagaimana mereka pulih dari kegagalan," ujar Herdman. Sebagai bagian dari proses tersebut, Herdman mengaku telah berkomunikasi langsung dengan kapten Timnas Indonesia. Tak hanya itu, ia juga telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memperkenalkan diri sekaligus membuka jalur komunikasi awal. Selain mendengar masukan dari pemain, Herdman menekankan pentingnya evaluasi standar kerja di dalam tim. Ia menyebut akan segera membangun standar baru yang sejalan dengan target jangka pendek dan agenda besar Timnas Indonesia ke depan. Herdman menilai Timnas Indonesia sebenarnya telah memiliki momentum positif setelah melangkah cukup jauh pada fase kualifikasi Piala Dunia sebelumnya. Meski belum mencapai target, ia menilai kegagalan tersebut harus dijadikan bahan pembelajaran bersama. "Indonesia sudah melangkah jauh, meski belum sampai. Itu adalah proses yang penting untuk dipelajari," ungkapnya. Sebagai catatan, John Herdman merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Bersama timnas putri Selandia Baru, ia tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016. Di sektor putra, Herdman mencetak sejarah dengan mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah penantian selama 36 tahun. Di bawah kepemimpinannya, peringkat FIFA Kanada melonjak signifikan dari posisi 77 ke peringkat 33 dunia. Sepanjang tahun 2026, Herdman akan langsung dihadapkan pada sejumlah agenda penting bersama Timnas Indonesia. Di antaranya adalah partisipasi pada ajang FIFA Series pada 23--31 Maret, serta Piala AFF 2026. Rangkaian asesmen awal dan komunikasi intensif dengan pemain diharapkan menjadi fondasi Herdman dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih siap, solid, dan kompetitif menghadapi tantangan internasional ke depan.
05:00
05:00
05:00
00:52
03:34
22:31
05:00
03:40
02:07
05:00