Persaingan di papan atas Super League 2025/2026 semakin memanas. Kekalahan Borneo FC pada laga tunda pekan ke-8 membuka celah bagi Persija Jakarta untuk mendekat ke jalur perebutan gelar. Pesut Etam gagal membawa pulang poin penuh saat bertandang ke markas Malut United FC. Hasil tersebut membuat posisi Borneo FC di puncak klasemen goyah dan memberi angin segar bagi para pesaingnya, termasuk Persija Jakarta. Macan Kemayoran kini bersiap memanfaatkan momentum tersebut. Persija dijadwalkan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga tunda pekan ke-8 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (29/12/2025). Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menegaskan laga kandang ini memiliki arti strategis dalam persaingan klasemen. "Dengan Borneo kalah, ini jelas jadi kesempatan buat kami. Kalau Persija bisa menang, jarak poin dengan tim-tim di atas tidak akan terlalu jauh," ujar Ricky. Saat ini, Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 34 poin dari 15 pertandingan. Namun, Persib berhak duduk di puncak klasemen berkat keunggulan head-to-head. Borneo FC harus turun ke peringkat kedua. Di sisi lain, Persija berada di posisi keempat dengan 29 poin, hanya terpaut dua angka dari Malut United FC yang menempati peringkat ketiga. Tambahan tiga poin akan membawa Persija naik satu tingkat sekaligus menjaga asa dalam perburuan gelar tetap terbuka. Ricky menekankan pentingnya memaksimalkan laga kandang, terutama menjelang putaran kedua kompetisi. "Target kami jelas, setiap laga home harus jadi poin penuh. Supaya saat masuk putaran kedua, jaraknya tidak terlalu jauh dan peluang tetap terbuka," jelasnya. Persija sendiri akan menjalani laga ini tanpa kehadiran pelatih kepala Mauricio Souza yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Meski demikian, Ricky memastikan koordinasi internal tim tetap berjalan optimal. "Komunikasi dengan head coach sudah kami siapkan sejak latihan. Kami rutin meeting, dari persiapan laga sebelumnya sampai Bhayangkara. Semua detail sudah dibahas bersama pemain," ungkapnya. Ia juga menyadari keterbatasan regulasi saat pertandingan nanti, namun optimistis tim bisa beradaptasi. "Untuk teknis di lapangan, tentu kami harus menyesuaikan karena tidak boleh ada komunikasi langsung. Tapi kami siap dan akan melihat dinamika pertandingan," pungkas Ricky. Dengan kondisi klasemen yang semakin rapat, laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC bisa menjadi titik balik bagi Persija Jakarta. Tiga poin bukan sekadar kemenangan, melainkan tiket untuk tetap berada di jalur persaingan papan atas BRI Super League musim ini.
04:06
05:00
05:00
05:00
01:29
01:33
01:53
05:00
02:48
05:00