Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, berjanji membangun ulang kekuatan Harimau Malaya setelah timnya diguncang skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi yang berdampak besar pada performa dan reputasi tim nasional. Skandal tersebut membuat FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada Timnas Malaysia. Tiga laga persahabatan sepanjang 2025 melawan Cape Verde, Singapura, dan Palestina dinyatakan kalah 0-3 karena dianggap menurunkan pemain naturalisasi yang tidak sah. Dampaknya langsung terasa dengan turunnya peringkat Malaysia di ranking FIFA dari posisi 116 ke 121. Situasi ini memaksa Cklamovski mengulang pekerjaannya dari awal. Tujuh pemain naturalisasi tak bisa digunakan, membuat rencana taktik dan komposisi skuad yang telah dibangun sebelumnya runtuh. "Meskipun beberapa pemain kunci tidak tersedia, kami akan fokus pada siapa pun yang ada di kamp dan memastikan mentalitas tim tetap kuat," ujar Cklamovski, dikutip dari New Straits Times. Selain aspek teknis, Cklamovski juga menyoroti pentingnya membangun ulang mentalitas dan chemistry tim. Hal itu dinilai krusial karena Malaysia masih harus menghadapi tantangan berat di lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027, termasuk laga tandang melawan Vietnam. Pada kualifikasi tersebut, Timnas Malaysia sejatinya tampil impresif dengan menyapu lima pertandingan grup dengan kemenangan. Namun, dua kemenangan atas Nepal dan Vietnam kini bermasalah karena melibatkan pemain dengan dokumen yang dipalsukan dan masih menunggu keputusan resmi dari AFC. Jika hasil tersebut turut dianulir, Harimau Malaya berpotensi turun ke peringkat kedua klasemen grup. Meski demikian, Cklamovski menegaskan siapa pun pemain yang dipanggil nantinya harus siap berjuang dengan mentalitas penuh demi membawa Timnas Malaysia bangkit dari krisis. Video ini diedit oleh mahasiswi magang dari Universitas Pendidikan Indonesia, Monica Putri Salsabilla
05:00
05:00
05:00
05:00
02:03
01:54
05:00
05:00
02:14
01:51