Loading iframe...

Pernyataan Keras! Yoshua Marcellos Sebut Pembajak Setara dengan Pembunuh

Bola 21 Apr 2026, 18:53 WIB

CEO BYON Combat, Yoshua Marcellos, menegaskan bahwa pelaku pembajakan siaran memiliki persamaan dampak dengan pembunuh industri karena secara perlahan merusak keberlangsungan ekosistem olahraga dan kreatif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (20/4/2026), saat membahas dampak serius pembajakan terhadap industri combat sport nasional.

Yoshua menjelaskan bahwa pembajakan bukan sekadar pelanggaran ringan, melainkan ancaman besar yang dapat mematikan industri secara perlahan dengan menggerus sumber pendapatan dan peluang kerja.

Ia menekankan bahwa industri menjadi tempat bergantung banyak pihak, mulai dari atlet, pelatih, promotor, hingga kru produksi yang menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut.

Menurutnya, ketika pembajakan dibiarkan, dampaknya akan terasa luas karena mengurangi pemasukan dan pada akhirnya mengancam keberlanjutan pekerjaan bagi banyak orang.

Oleh karena itu, BYON Combat bersama Vidio mengambil langkah hukum tegas untuk menindak pelaku pembajakan sebagai bentuk perlindungan terhadap industri.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem agar tetap sehat dan mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah tantangan digital yang semakin kompleks.

Yoshua menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengejar pelanggaran kecil, tetapi fokus pada dampak besar yang ditimbulkan oleh praktik pembajakan terhadap industri secara keseluruhan.

Ia juga mengingatkan bahwa pembajakan dapat menghilangkan peluang kerja secara bertahap, sehingga masyarakat perlu memahami dampak nyata dari tindakan tersebut.

Sikap tegas ini, BYON Combat berharap kesadaran publik meningkat dan praktik pembajakan dapat ditekan demi menjaga masa depan industri olahraga dan kreatif di Indonesia.   

Oleh Bagaskara Lazuardi Diperbaharui 21 Apr 2026, 18:53 WIB
Diterbitkan 21 Apr 2026, 18:53 WIB