Dalam setiap kompetisi pastinya terdapat satu partai yang menyita perhatian publik mengingat rivalitas dua klub yang tak pernah berakhir. Misalnya, El Clasico, panggung perseteruan abadi antara dua klub paling hebat di ranah Spanyol: Barcelona dan Real Madrid. Atau Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan di Italia. Pun demikian halnya dengan "Perang Inggris" antara Manchester United versus Liverpool.Nah, di Prancis, publik sepakat dengan satu nama: Le Classique atau Derby de France antara Olympique Marseille (OM) dan Paris Saint-Germain (PSG). Kedua klub ini merepresentasikan kekuatan politik, ekonomi, dan sosial budaya dua kawasan di Prancis: Utara dan Selatan. Sejak digelar pertama pada 1971, "peperangan" kedua klub mulai menghangat di pengujung dekade 1980-an, sampai sekarang ini.Melihat jejak rekam ke belakang, laga nanti malam di Stade Velodrome merupakan pertemuan yang ke-69 antara kedua klub di kancah liga atau Ligue 1. Jika dimasukkan unsur kompetisi Coupe de France, Coupe de La Ligue, dan Trophee des Champions, maka kedua klub telah bertemu muka sebanyak 82 kali. OM layak membusungkan dada mengingat di kancah liga maupun total mampu meraih kemenangan yang lebih banyak dibandingkan seterunya itu, yaitu 31 kali berbanding 20 kali (liga) dan 32 kali berbanding 30 kali (di semua ajang kompetisi).Meski demikian, catatan terkini menunjukkan OM selalu gagal menaklukkan PSG dalam lima pertemuan terakhir di semua ajang kompetisi, termasuk saat bermain di kandangnya sendiri, Stade Velodrome. Di ajang Liga Champions, rapor OM pun terbilang buruk, dikalahkan Arsenal 1-2 dan digulung Borussia Dortmund 0-3.Kontras dengan rapor anak-anak asuhan Laurent Blanc yang di musim ini tak terkalahkan di semua ajang kompetisi, mendulang 18 poin dari maksimal 24 angka di kancah Ligue, merebut Trophee des Champions dan meraih dua kali kemenangan di ajang Liga Champions, menggulung Olympiakos 4-1 dan mencukur Benfica 3-0.Di sisi lain, menjelang laga panas ini, pelatih OM Elie Baup mendapat angin segar dengan kembali fitnya penyerang andalan Andre-Pierre Gignac (dililit cedera jari kaki) dan bek kiri Jeremy Morel yang absen dalam dua laga karena cedera lutut. OM pun gembira dengan absennya kapten utama sekaligus tulang punggung pertahanan PSG, Thiago Silva.Melihat materi pemain, PSG tetap lebih diunggulkan mengingat Blanc memiliki sejumlah pemain bintang dalam diri Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi, Marco Verratti, dan Thiago Motta. Namun, sejarah menunjukkan dalam lima tahun terakhir PSG selalu gagal mempecundangi OM di Velodrome. Terakhir, OM bertekuk lutut 2-4 dari PSG di Velodrome terjadi pada 26 Oktober 2008. Dengan sama-sama membutuhkan tiga angka demi menjaga jarak dengan AS Monaco yang kini memimpin sendirian di puncak klasemen, kedua tim tentunya bakal ngotot untuk meraih kemenangan. Namun, tampaknya, El Clasico-nya Prancis edisi pertama ini besar kemungkinan akan kembali berakhir dengan hasil imbang, sama seperti yang terjadi tahun lalu. Tapi, jika kondisi Gignac belum pulih benar, alamat tuan rumah bakal mendapat malapetaka.(*)
02:44
01:48
00:55
02:10
02:49
01:29
04:20
01:33
01:44
01:32