logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Main Petasan, Pria Dianiaya Polisi

TV4 Januari 2026
D
OlehDidi N
Diperbaharui 04 Jan 2026, 22:31 WIB
Diterbitkan 04 Jan 2026, 22:45 WIB
Copy Link
Batalkan

Gara-gara menyalakan petasan di malam tahun baru, seorang pria di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dianiaya polisi. Korban mengalami luka lebam di bagian wajah.

  • Liputan6 Pagi
  • Liputan6 SCTV
  • liputan6
  • SCTV
  • Pria Main Petasan
  • Pria Dianiaya Polisi
  • Main Petasan Dianiaya
  • news01:36
    Bahlil Jadi Ketua Dewan Energi Nasional
    TV13 jam yang lalu
  • news02:03
    IHSG Anjlok, Pemerintah Tetap Optimis
    TV13 jam yang lalu
  • news03:23
    Bahas Kasus Hogi, DPR 'Semprot' Kapolres Sleman
    TV13 jam yang lalu
  • news19:26
    Fokus : Kapal Nelayan di Jember Karam Diterjang Ombak saat Hendak Memasuki Pelabuhan
    TV14 jam yang lalu
  • news56:17
    Fokus Pagi : Jemur Kasur, Wanita di Tambora Jakbar Jatuh dari Lantai 3 Rumah
    TV14 jam yang lalu
  • news56:35
    Alasan Persib Bandung Rekrut Kurzawa, Transfer Pemain Timnas ke Persija Tentukan Juara Super League
    TV18 jam yang lalu
  • news22:13
    Fokus : Banjir Berlarut-larut Melanda Perumahan di Kab. Bekasi
    TV2 hari yang lalu
  • news01:59
    Kesaksian Ahok di Sidang Korupsi Minyak
    TV2 hari yang lalu
  • news01:21
    Kades Todongkan Pistol ke Warga
    TV2 hari yang lalu
  • news01:49
    Menguji Independensi Bank Indonesia
    TV2 hari yang lalu