logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Panglima TNI Tepis Informasi Kebakaran dan Ledakan karena Human Error

TV1 April 2024
D
OlehDidi N
Diperbaharui 25 Sep 2025, 13:00 WIB
Diterbitkan 01 Apr 2024, 15:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Panglima TNI, Agus Subiyanto akan mengganti kerugian masyarakat terdampak ledakan dan kebakaran di gudang amunisi TNI AD, di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sementara itu, Panglima TNI menepis adanya informasi kebakaran dan ledakan karena faktor kesalahan manusia atau human error.

  • Liputan6 Pagi
  • Liputan6 SCTV
  • liputan6
  • SCTV
  • Ledakan Gudang Amunisi
  • Panglima TNI
  • news01:12
    Truk Mundur Tabrak Rumah
    TV11 jam yang lalu
  • news02:23
    Film "Suamiku Lukaku" Berisi Pesan Berani Lawan KDRT
    TV12 jam yang lalu
  • news01:30
    Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG
    TV12 jam yang lalu
  • news01:54
    RSUD Kota Bekasi Terancam Gulung Tikar
    TV12 jam yang lalu
  • news01:26
    Waspada Terjangkit "Super Flu"
    TV12 jam yang lalu
  • news21:39
    Fokus : Terjangan Angin Kencang di Pekalongan Rusak Rumah dan Memutus Jaringan Listrik
    TV15 jam yang lalu
  • news01:18:12
    Fokus Pagi : Kebakaran Bangunan Bekas Asrama Pelatihan Kerja di Semarang
    TV15 jam yang lalu
  • news01:37
    Banjir Rendam Puluhan Rumah
    TVsehari yang lalu
  • news02:00
    Pasien "Super Flu" Meninggal Dunia
    TVsehari yang lalu
  • news02:07
    Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka
    TVsehari yang lalu