logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Dukun Palsu Tipu Pengusaha, Janji Bisa Gandakan Uang Rp250 Juta Jadi Rp10 Miliar

TV2 Februari 2024
D
OlehDidi N
Diperbaharui 05 Okt 2025, 03:38 WIB
Diterbitkan 02 Feb 2024, 21:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Berdalih bisa gandakan uang Rp 250 juta menjadi Rp 10 miliar. Seorang paranormal palsu memperdaya seorang pengusaha di Kota Bengkulu, hingga mengalami kerugian sebesar Rp 326 juta. Penangkapan pelaku di padepokannya di Bandungan, Semarang sempat diwarnai tembakan ke udara, karena pelaku melawan.

  • Liputan6 Pagi
  • Liputan6 SCTV
  • liputan6
  • SCTV
  • Dukun Palsu
  • Dukun Tipu Pengusaha
  • Penipuan Penggandaan Uang
  • news01:20
    Dikecam Warganet, Penendang Kucing Terancam Penjara
    TV21 jam yang lalu
  • news01:38
    Bongkar Muat Kontainer Berujung Maut
    TV21 jam yang lalu
  • news02:47
    Arahan Prabowo ke Kepala Daerah
    TV21 jam yang lalu
  • news02:04
    ODGJ Ngamuk, Satu Orang Satpol PP Tewas
    TVsehari yang lalu
  • news01:12
    Dugaan Penganiayaan Pedagang Es Gabus
    TVsehari yang lalu
  • news52:51
    Satu Bulan Banjir Rendam Muara Gembong
    TVsehari yang lalu
  • news06:01
    Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polisi
    TVsehari yang lalu
  • news02:44
    Penyerahan Jenazah Korban Longsor
    TV2 hari yang lalu
  • news01:48
    Pesta Narkoba, Tiga Orang Ditangkap
    TV2 hari yang lalu
  • news00:55
    Gunung Merapi kembali Erupsi
    TV2 hari yang lalu