Pigai Curhat Uangnya Habis Bantu Korban Bencana
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai beserta jajaran melakukan rapat dengan Komisi XIII DPR, Senin (2/2). Dalam rapat, MenHAM Pigai bercerita uangnya habis untuk bantuan korban bencana. Pigai malu ketika mengetahui Kementerian HAM tidak memiliki anggaran untuk Bantuan Sosial atau Bansos untuk korban bencana. Untuk itu, Pigai mengharapkan ada anggaran khusus bantuan di Kementerian HAM. "Karena kami jujur Kementerian HAM ketika terjadi gempa atau ketika terjadi konflik sosial di sebuah wilayah, kami enggak bisa (bantu). Sistem penganggaran di Republik Indonesia yang mengandalkan SPPD itu tidak bisa. Saya sendiri, uang pribadi saya habis juga gara-gara tidak ada bantuan-bantuan sosial yang disediakan negara," kata Pigai.
3 hari yang lalu
SelengkapnyaUsai Disindir Presiden Prabowo, Pantai Kuta Langsung Dibersihkan
Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas, hingga pelajar turun langsung membersihkan Pantai Kuta dan Kedonganan, Bali. Sehari setelah disorot Presiden Prabowo Subianto, aksi nyata ini membuahkan hasil: 10 ton sampah organik berhasil diangkut ke TPA Suwung. Dipimpin Kodam IX/Udayana, gerakan ini jadi bukti sinergi menjaga pantai Bali tetap bersih, indah, dan layak jadi destinasi dunia.
3 hari yang lalu
SelengkapnyaDenada Klarifikasi Minta Maaf, Ressa Rizky: Belum Kena ke Hati
Polemik antara Denada dan Ressa Rizky belum mereda meski Denada telah merilis video klarifikasi yang berisi permintaan maaf sekaligus pengakuan bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Ressa menilai permintaan maaf tersebut belum menyentuh hatinya dan berharap Denada mau menemuinya langsung untuk berbicara dari hati ke hati sebagai ibu dan anak. Kuasa hukum Ressa, Ronald, menegaskan video tersebut tidak menunjukkan inisiatif Denada untuk menghentikan proses hukum dan menutup perkara, meski sebenarnya ruang mediasi masih mungkin terbuka jika dilakukan secara tatap muka. Sementara itu, pihak Denada menyatakan bahwa selama ini Denada telah menafkahi Ressa sejak kecil, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidup, dengan dukungan mendiang Emilia Contessa.
3 hari yang lalu
SelengkapnyaKaget Jenderal PDIP DPR Lihat Laporan PPATK Soal Ratusan Triliun: Panggil Polisi, Kejagung & KPK!
Anggota Komisi III DPR, Safaruddin menyoroti analisis PPATK soal laporan yang diberikan kepada Kepolisan, Kejaksaan hingga KPK. Jenderal polisi itu mengatakan ketiga penegak hukum tersebut harus melakukan rapat dengan DPR terkait laporan yang dilanjuti dan tidak dilanjutkan ke proses hukum. Safaruddin meneruskan pernyataan PPATK yang heran uang ratusan triliun dari korupsi tidak tahu kemana. Hal ini disampaikannya saat rapat kerja dengan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (3/2). #Merdekadotcom #KomisiII #PPATK #Laporan #ShortMdk
3 hari yang lalu
SelengkapnyaHinca DPR Keras Ajak Jenderal BNN: Valentine Jadi Hari Perang Negara Lawan Bandar Narkoba
Komisi III DPR menggelar rapat dengan Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Suyudi Ario Seto. Rapat digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Hinca Panjaitan, mengajak Kepala BNN Komjen Suyudi untuk bersama-sama memerangi narkoba. Khususnya tiap Hari Valentine tiap 14 Februari, menjadi Hari Perang Negara melawan bandar Narkoba. #Merdekadotcom #KomisiII #BNN #PerangiNarkoba #ShortMdk
3 hari yang lalu
SelengkapnyaPrabowo Geram Gebrak Meja Tunjuk-Tunjuk: Dandim Danrem Gerakkan Anak Buahmu, Polisi Kerahkan ...
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran pemerintahan untuk perang dengan sampah. Dia meminta para dandim dan danrem hingga kementerian lembaga untuk menggerakkan anak buah korvey membersihkan sampah .Prabowo mengatakan, bagaimana pariwisata bisa maju jika lingkungan Indonesia jorok dan kotor. Perintah ini disampaikan Prabowo di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2). #Merdekadotcom #PresidenPrabowoSubianto #PantaiBali #BersihkanSampah #ShortMdk
3 hari yang lalu
Selengkapnya