Emosi! Menkeu Purbaya Siap Bawa TNI Polisi Gerebek Perusahaan Asing Nakal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat laporan banyak perusahaan asing yang tidak membayar Ppn dan pajak penghasilannya rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut, Menkeu Purbaya bekerja sama dengan Menko Polkam, dan setuju akan melibatkan Polri dan TNI untuk melakukan penggerebekan pajak di lapangan. "Saya deteksi banyak juga ada perusahaan-perusahaan asing di sini yang beroperasi cash basis. Jadi, PPN-nya enggak bayar, pajak penghasilannya juga rendah. Itu saya heran bisa lolos. Tapi dengan nanti resolusi saya jadi pegawai, saya pikir itu enggak akan bisa lolos lagi. Kemudian kami juga melakukan kerja sama dengan pihak tertentu untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak atau penggerebekan pajak di lapangan. Kalau kata orang-orang saya kan di lapangan selalu ada backing-nya. Tadi saya ketemu Menko Polkam dan berdiskusi dan setuju sudah akan melakukan kerja sama, di mana kita akan melibatkan hukum, polisi, tentara dan lain-lain supaya backing-backing itu kabur," kata Menkeu Purbaya. #Merdekadotcom #PurbayaYudhiSadewa #GerebekPerusahaanAsing #TNI-Polri #ShortMdk

2 hari yang lalu

Selengkapnya

Aparat Akui Keliru, Minta Maaf Atas Tuduhan Es Gabus Berbahan Spons

Aparat yang sebelumnya menuduh penjual es gabus menggunakan bahan spons menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi. Salah satu perwakilan dari polri menyebut polisi meminta maaf atas kegaduhan yg terjadi, tidak ada niat menghakimi pedagang es gabus tersebut, dengan harapan tidak ada permasalahan kedepannya. Sebelumnya, tindakan disebut berawal dari laporan warga terkait dugaan jajanan berbahaya dan dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat. Namun hasil pemeriksaan laboratorium memastikan es gabus tersebut aman dikonsumsi dan tidak mengandung Polyurethane Foam atau bahan berbahaya.

2 hari yang lalu

Selengkapnya

Penjual Es Kue Jadul Korban Fitnah TNI-Polri: Saya Ditonjok Mau Digantung, Disekap sampai Malam

Nasib nahas dialami Sudrajat (50) saat berjualan es kue jadul di wilayah Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain dituduh menjual makanan berbahan spons, dia mengaku mendapatkan penganiayaan dari anggota TNI dan Polri. Sudrajat mengatakan, saat melayani pembeli es kue dagangannya, Sudrajat dituduh menjual es yang mengandung bahan berbahaya. Tidak hanya itu, es kue dagangannya juga sempat diremas menggunakan tangan pembeli, yang orang tuanya merupakan anggota Polri. Sudrajat langsung dibawa ke pos pengamanan lingkungan dan sempat diinterogasi dari anggota TNI dan Polri. Di lokasi itu, Sudrajat mendapatkan penyiksaan berupa pukulan dan tendangan yang mengenai wajah dan tubuhnya. #Merdekadotcom #PenjualEskue #TNIdanPolri #Disekap #ShortMdk

3 hari yang lalu

Selengkapnya

Rapat DPR Panas! Ngamuk Pasha Ungu Vs Wamen Veronica Tan, Kesal Soroti Kerja Kementerian PPPA

Komisi VIII DPR menggelar rapat dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. Kinerja Kementerian PPPA menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PAN, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, sempa memanas ketika merespons pernyataan Wakil Menteri PPPA Veronica Tan. Pasha meluapkan emosi dengan mencecar terkait kinerja Kementerian PPPA #Merdekadotcom #PashaUngu #VeronicaTan #PPPA #ShortMdk

3 hari yang lalu

Selengkapnya

Polisi & TNI Main Tuduh Penjual Es Kue Berbahan Spons, Ternyata Hoaks Kini Minta Maaf

Beredar sebuah video yang memperlihatkan dua orang pria, yaitu seorang anggota Polri dan TNI sedang memegang sebuah makanan berwarna merah muda. Dalam video, anggota Polri menjelaskan makanan yang dipegangnya adalah es kue jadul yang berbahan spons atau busa, bukan puding atau bahan kue. Dalam narasinya, es kue tersebut berbahaya. Kemudian, anggota Babinsa dari TNI memaksa penjual kue untuk memakan es kue dagangannya. Namun, setelah diselidiki, ternyata itu adalah makanan yang tidak berbahaya. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi menyampaikan permohonan maaf, karena menyimpulkan terlalu cepat. Dia juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung pada Sudrajat, penjual es kue tersebut. #Merdekadotcom #Polisi #Tentara #PedadaganKue #ShortMdk

3 hari yang lalu

Selengkapnya

Kejutan Kesaksian Ahok di Sidang Korupsi Minyak Pertamina, Terdakwa Anak Riza Chalid

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023 di PN Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026). Ahok mengaku akan menyampaikan keterangan apa adanya dan hanya membawa ponsel berisi dokumen sidang. Kasus ini menjerat sembilan terdakwa, yakni Muhammad Kerry Adrianto Riza (beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa), Agus Purwono (VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional 2023-2024), Yoki Firnandi (Dirut PT Pertamina International Shipping 2022-2024), Gading Ramadhan Juedo (Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi), Dimas Werhaspati (Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara), Kesembilan terdakwa diduga telah melakukan atau turut serta melakukan secara melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi, yang merugikan negara senilai Rp285,18 triliun. #Merdekadotcom #Ahok #KasusAnakRizaChalid #Pertamina #ShortMdk

3 hari yang lalu

Selengkapnya
Swipe ke atas untuk membaca