Respons Purbaya Sewot Disebut Mau Di-Noel-Kan: Gaji Gue Gede, Immanuel Ebenezer Kan Terima Duit
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons pernyataan Immanuel Ebenezer (Noel) yang menyebut dirinya berpotensi "di-Noel-kan", merujuk dugaan kriminalisasi. Sebelumnya, Noel yang tengah menjalani sidang dugaan pemerasan terkait penerbitan dan perpanjangan sertifikasi serta lisensi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, mengingatkan Purbaya agar berhati-hati dan menuding ada pihak yang terganggu dengan langkah sang menteri. Menanggapi hal itu, Purbaya mengaku tidak memahami maksud tudingan tersebut dan menegaskan tidak menerima uang. "Saya enggak ngerti apa sih maksudnya? Noel kan terima duit, gua mah enggak terima duit. Gaji gue gede di Kementerian Keuangan," kata Purbaya usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Senin (26/1/2026). #Merdekadotcom #PurbayaYudhiSadewa #Respons #Noel #ShortMdk
sehari yang lalu
SelengkapnyaLima Kali Tepuk Tangan DPR untuk Jenderal Listyo Sigit dan Pujian 'Menyala Pak Kapolri'
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mendapat lima kali tepuk tangan saat rapat dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (26/1/2026). Tak hanya tepuk tangan dan dukungan, pujian pun mengalir ke Kapolri yang dinilai tegas dalam bersikap. Dalam rapat bersama Komisi III DPR, salah satu materi yang dibahas adalah kedudukan Polri. Isu mengenai keberadaan Polri yang diusulkan di bawah Kemendagri, secara tegas ditolak oleh Kapolri. Sikap itu yang membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit mendapat empat kali tepuk tangan dari anggota DPR dan para Kapolda yang hadir di Ruang Rapat. Tepuk tangan pertama saat Kapolri menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sikap politik Partai agar institusi Kepolisian Negara Indonesia atau Polri tetap di bawah Presiden.
sehari yang lalu
SelengkapnyaKlarifikasi Aparat usai Tuding Pedagang Jual Es Kue Berbahan Spons: Kami Terlalu Cepat Menyimpulkan
Aparat TNI dan Polri mengakui keliru dan terlalu cepat menyimpulkan hingga mengamankan pedagang es gabus bernama Sudrajat karena diduga menjual es kue berbahan spons, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari instansi berwenang. Bhabinkamtibmas Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan tindakan awal dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang khawatir akan keamanan pangan. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh Tim Dokkes/Dokpol Polda Metro Jaya, seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dipastikan aman, layak konsumsi, serta tidak mengandung bahan berbahaya seperti polyurethane foam atau material spons.
sehari yang lalu
SelengkapnyaPurbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah perusahaan baja asal China yang diduga menghindari kewajiban pajak PPN dan dijadwalkan berlangsung pekan ini, sembari mengungkap keheranannya atas operasi puluhan perusahaan besar yang tidak patuh pajak serta menduga adanya keterlibatan oknum internal Kementerian Keuangan. Ia menegaskan akan menelusuri hal tersebut dan memastikan reformasi pajak serta bea cukai tetap berjalan. Menanggapi pernyataan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut Purbaya berpotensi "di-Noel-kan", Purbaya menyatakan tidak memahami tudingan itu dan menegaskan dirinya tidak menerima uang, sehingga menilai risiko kriminalisasi sangat kecil selama bekerja bersih, lurus, dan fokus pada tanggung jawab kepada Presiden.
sehari yang lalu
SelengkapnyaAhok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah: Kita Sampaikan Apa Adanya
Sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah kembali digelar hari ini, Selasa (27/1/2026), dengan agenda mendengar kesaksian Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mantan Komisaris PT Pertamina. Ahok tiba di pengadilan sekitar pukul 09.00 WIB dan menegaskan akan menyampaikan keterangan apa adanya. "Iya, kita akan sampaikan apa adanya," ujar Ahok sembari menunggu sidang dimulai. Dia menuturkan, tidak ada persiapan khusus. Semua materi dibutuhkan untuk disampaikan sudah ada di dalam ponselnya. "Yang dibawa ini (menunjuk ponsel), ada di google drive," kata politikus PDI Perjuangan ini. Ia mengaku tak melakukan persiapan khusus karena seluruh data sudah tersimpan di ponselnya. Ahok dihadirkan sebagai saksi oleh JPU untuk sejumlah terdakwa dalam perkara ini. Sebelumnya, jaksa juga telah memeriksa saksi lain, termasuk mantan Dirut Pertamina Nicke Widyawati dan mantan Wamen ESDM Arcandra Tahar.
sehari yang lalu
SelengkapnyaMengaku Keliru, Anggota yang Tuding Pedagang Jual Es Kue Jadul Berbahan Spons Minta Maaf
Viral seorang pedagang es kue jadul yang dituding menjual dagangan berbahan spons atau busa ternyata dipastikan sebagai hoaks setelah Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyelidikan dan uji laboratorium. Polisi menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mengamankan dan memeriksa sampel es kue, es gabus, agar-agar, hingga coklat meses melalui Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya, Dinas Kesehatan, dan Laboratorium Forensik Polri, dengan hasil seluruh produk dinyatakan aman dan layak konsumsi serta tidak mengandung bahan berbahaya.
sehari yang lalu
Selengkapnya