Awas, Rupiah Diramal Tembus 17.000 per USD

Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan Selasa (20/1/2026) di kisaran Rp 16.950-Rp 16.980 per dolar AS, dipengaruhi sentimen domestik dan global, mulai dari kekhawatiran risiko kebijakan pemerintah terkait target pertumbuhan 8% pada 2029, defisit anggaran yang mendekati batas 3% dengan penerimaan negara yang lemah, hingga keterbatasan efektivitas intervensi Bank Indonesia Dari eksternal tekanan datang dari rencana tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap negara Eropa, data tenaga kerja AS yang masih kuat sehingga menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, serta pandangan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama meski ekonomi China tumbuh 5% pada 2025.

6 jam yang lalu

Selengkapnya

Duduk Perkara Kubu PB XIV Purboyo Laporkan Cucu PB XIII ke Polisi Terkait Pengeroyokan

Kubu SISKS Pakubuwono XIV Purboyo melaporkan cucu PB XIII berinisial BRM S ke Polresta Solo atas dugaan pengeroyokan terhadap anggota tim pengamanan berinisial RP (23) yang terjadi di lingkungan Keraton Surakarta pada Minggu, 18 Januari 2026, jelang kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Insiden diduga terjadi di Bangsal Siaga Pulisen sekitar pukul 10.20 WIB saat korban bertugas mengamankan agenda penyerahan SK Menteri Kebudayaan, ketika situasi ricuh akibat adu mulut dan saling dorong antar kubu keraton.

6 jam yang lalu

Selengkapnya

Tolak Pensiun Seumur Hidup DPR, Lagu 'Guru Oemar Bakri' Iwan Fals Menggema di Sidang MK

Sidang Uji Materi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta Bekas Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara di Mahkamah Konstitusi, Selasa (20/1). Pemohon mempersoalkan tunjangan pensiun Anggota DPR. Dana tersebut dianggap lebih bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan pendidikan, salah satunya untuk level perguruan tinggi. Saksi fakta, Tri Stiawan, menilai pemberian hak pensiun seumur hidup melalui UU 12/1980 menciptakan ketimpangan nyata dalam struktur jaminan sosial dan sistem pensiun nasional. Ketentuan tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan prinsip persamaan di hadapan hukum dan hak kesejahteraan rakyat sebagaimana diatur dalam UUD 1945, serta menimbulkan kerugian fiskal bagi pembayar pajak. #Merdekadotcom #MahkamahKonstitusi #PensiunSeumurHidup #DPR #ShortMdk

sehari yang lalu

Selengkapnya

Kronologi Guru Honorer di Jambi Jadi Tersangka Usai Cukur Rambut Siswa, Nangis di DPR

Tri Wulansari, guru honorer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, mengadu ke Komisi III DPR, buntut ditetapkan tersangka kekerasan anak. Kasus ini bermula dari penertiban rambut siswa di sekolah tersebut. Tri menjelaskan kronologi, bermula saat ada razia rambut siswa. Dia mana ditemukan 4 siswa yang rambunya diwarnai. Tiga siswa menurut saat rambutnya dipotong. Sedangkan satu anak memberontak karena tidak mau dipotong rambutnya. "Akhirnya dia mau dipotong, setelah rambutnya dipotong dia putar badan, putar badan itu ngomong kotor, Pak. Jadi setelah dia ngomong kotor saya refleks nabok mulutnya. Kamu ngomong apa, orangtua di sekolah ini ya guru kamu seperti itu," jelas Tri. Setelah orangtua siswa tersebut melaporkan Tri ke polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Sampai saat ini di harus tetap wajib lapor. #Merdekadotcom #KomisiII #Guru #Dipidana #shortMdk

sehari yang lalu

Selengkapnya

Uya Kuya soal Video Sabotase MBG: Jangan Ada Black Campaign Ganggu Program Pemerintah

Anggota Komisi IX DPR Surya Utama atau dikenal Uya Kuya melaporkan adanya video sabotase makanan MBG. Setelah ditelusuri, Uya melihat ada perbedaan makanan dalam video dengan makanan yang dibagikan SPPG. Uya meminta Kepala BGN Dadan Hindayana untuk mengevaluasi makanan MBG tersebut. Dia tidak ingin ada black campaign yang menjatuhkan program pemerintah. Demikian disampaikan dalam rapat, Selasa (20/1). #Merdekadotcom #UyaKuya #MBG #VideoSabotase #ShortMdk

sehari yang lalu

Selengkapnya

Guru Honorer Dipidana Usai Cukur Rambut Siswa, Rudianto Komisi III: Korbannya Temennya Polisi

Komisi III DPR menggelar rapat terkait kasus Guru Honorer SDN 21 Desa Pematang Raman, Muaro Jambi di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 20 Januari 2026. Rapat menyoroti terkait penetapan guru sebagai tersangka Tri Wulansari (34). Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo mengungkapkan, tak habis pikir dengan kepolisian yang memproses kasus ini. Dia menduga orang tua korban berteman dengan anggota kepolisian. #Merdekadotcom #KomisiIII #GuruHonorer #Dipidana #ShortMdk

sehari yang lalu

Selengkapnya
Swipe ke atas untuk membaca