Heboh Wanita Cantik Nyamar Jadi Pramugari Batik Air, Begini Kronologi dan Motifnya

Seorang wanita berinisial N menghebohkan publik setelah tertangkap menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan Palembang-Jakarta pada 6 Januari 2026, dengan mengenakan seragam lengkap dan sempat melewati jalur khusus awak kabin, sebelum akhirnya dicurigai karena perbedaan corak seragam dan diamankan petugas Avsec di Bandara Soekarno-Hatta. Wanita berinisial N ini mengaku aksinya didorong rasa malu kepada keluarga karena gagal lolos seleksi pramugari, sehingga berpura-pura telah bekerja di maskapai tersebut, dan seragam yang dikenakannya dibeli secara daring tanpa niat melakukan tindak kejahatan.

sehari yang lalu

Selengkapnya

Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Kekayaan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas

KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023-2024, dengan dugaan adanya aliran dana dari praktik jual beli kuota haji tambahan antara Kementerian Agama dan biro perjalanan. Berdasarkan LHKPN terakhir per 20 Januari 2025, Yaqut tercatat memiliki kekayaan bersih sekitar Rp13,7 miliar setelah dikurangi utang Rp800 juta, yang terdiri dari enam aset tanah dan bangunan senilai Rp9,52 miliar di Rembang dan Jakarta Timur, dua mobil senilai Rp2,21 miliar, harta bergerak lain Rp220,7 juta, serta kas dan setara kas sekitar Rp2,59 miliar.

sehari yang lalu

Selengkapnya

AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional, Termasuk Lembaga PBB dan Badan Iklim

Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum pada 7 Januari 2026 yang secara resmi menarik Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional, termasuk 31 entitas PBB seperti UNFCCC, UN Women, dan UNFPA, serta 35 organisasi non-PBB seperti IPCC dan IRENA. Pemerintah AS menilai organisasi tersebut tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional, kedaulatan, dan efisiensi AS, meski langkah ini menuai kritik karena dinilai berpotensi melemahkan peran diplomatik Amerika dan upaya global dalam menangani isu lintas negara seperti perubahan iklim dan kesehatan publik.

sehari yang lalu

Selengkapnya

Soal Daftar Perusahaan Langgar Hukum, Prabowo: Saya Gak Mau Liat

Presiden Prabowo Subianto mengungkap pengalamannya selama setahun menjabat yang kerap dihadapkan pada upaya suap dan laporan pelanggaran. Ia mengaku memilih tak melihat daftar perusahaan bermasalah demi menjaga objektivitas penegakan hukum, sembari berseloroh menyerahkan sepenuhnya proses pencabutan izin kepada Jaksa Agung. "Jadi kalau yang dicabut, ya salahkan saja Jaksa Agung," kelakar Prabowo.

sehari yang lalu

Selengkapnya

Rusia Diuntungkan dari Perang Minyak Venezuela

Ketegangan minyak Venezuela akibat sanksi AS justru menguntungkan Rusia, yang kini memperkuat perannya lewat perlindungan armada tanker bayangan pengangkut minyak bersanksi. Data Lloyd's List menunjukkan puluhan kapal tanker mengganti bendera ke Rusia demi perlindungan politik dan hukum dari penyitaan AS, termasuk kasus kapal Bella 1 yang berubah nama dan registrasi menjadi kapal Rusia. Langkah ini memperluas pengaruh Moskow dalam rantai pasok energi global, meski di sisi lain memicu risiko hukum dan lingkungan karena banyak kapal beroperasi tanpa asuransi resmi dan menggunakan armada tua.

sehari yang lalu

Selengkapnya

Depan Prabowo, Mentan Amran Galak Akui Pecat Banyak Pejabat & "Jual Nama" Kapolri-Jaksa Agung

Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1). Prabowo juga akan mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras serta penghentian impor komoditas tersebut pada tahun ini. Dalam sambutan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui pecat sejumlah pejabat di depan Prabowo. Bahkan Amran juga meminta maaf telah menjual nama Kapolri Listyo Sigit dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. #Merdekadotcom #PresidenPrabowoSubianto #AmranSulaiman #Kaporli-Jaksa #ShortMdk

sehari yang lalu

Selengkapnya
Swipe ke atas untuk membaca