:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/thumbnails/3239035/original/013997000_1600192416-ets2_high_ETS23326d0a544870798_640x360-00017.jpg)
VIDEO: Pria di Sidoarjo Ini Meraup Untung dari Beternak Cacing
Kebanyakan orang mengenal cacing untuk pakan ikan,...Selanjutnya
Kebanyakan orang mengenal cacing untuk pakan ikan, saat memancing atau sebagai pengurai tanah dan sampah. Namun ternyata, cacing juga menjadi bahan baku kosmetik, hingga makanan untuk pengobatan luka.
Di Sidoarjo, Jawa Timur, cacing bisa dibudidayakan dan bisa menghasilkan jutaan rupiah per bulan, di tengah pandemi Covid-19 ini. Berikut videonya untuk Anda pada Liputan6, 14 September 2020.
Mendengar kata hewan cacing, banyak orang yang jijik, atau geli ketika melihat hewan avertebrata atau hewan tidak bertulang belakang ini. Namun, tidak dengan Rudy Dwi Winarko, warga Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini. Bapak dari tiga anak ini, justru menjadikan cacing sebagai sandaran hidup bagi keluarganya.
Sejak 2013, dirinya memutuskan untuk keluar bekerja, sebagai buruh pabrik dan menekuni budidaya cacing di rumahnya. Dalam satu bulan, keuntungan yang didapat dari beternak cacing ini, bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 6 juta.
Selain untuk pakan ikan, cacing ini juga dibutuhkan untuk industri kosmetik. Juga dapat dipergunakan untuk bahan obat penyembuh luka, karena mengandung protein yang tinggi.
Tidak sulit memelihara cacing ini, cukup ditempatkan di rak bersusun, dan diberi media bekas tanaman jamur, serta diberikan pakan sekali dalam 2 hari. Pakannya pun murah yakni, berupa sayuran bekas, yang dibuang di pasar atau media bekas jamur.
"Perlu diketahui bahwa cacing mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi, yaitu antara 70 sampai 80 persen, itu lebih tinggi dari daging sapi maupun ikan, sehingga apabila kita manfaatkan, itu bisa menjadi suplemen maupun obat bagi tubuh kita, dan satu lagi manfaat dari cacing, penghasil pupuk yang sangat bagus buat pertumbuhan dan recovery dari kesuburan tanah," tutur Peternak Cacing, Rudy Dwi Winarko.
Saat ini, Rudy menjual tiga jenis cacing, yakni lumbricus rubellus, per kilogram dihargai Rp 90.000. Lalu jenis lumbricus foetida dijual dengan harga Rp 80.000 per kilogram, dan lumbricus peretima yang dijual Rp 60.000 per kilogram.
Selain dijual dalam bentuk cacing hidup, cacing hasil budidayanya juga dijual dalam bentuk pupuk, di oven hingga dijadikan tepung cacing. Saat ini, Rudy hanya mampu memenuhi pasar Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, karena keterbatasan tenaga, dan lahan yang dimilikinya.
RingkasanVideo Terkait
-
01:34
VIDEO: Tambak Ikan Jebol Akibat Banjir Rob, Warga Sidoarjo Langsung Berburu
Nasional 16 Des 2024, 15:45 WIB -
01:11
VIDEO: Pemotor Kabur Usai Tabrak Gerobak Bakso di Sidoarjo
Unik 25 Sep 2024, 19:30 WIB -
01:04
VIDEO: Aksi Heroik Satpam Tutup Portal Perumahan Saat Terduga Maling Hendak Kabur Hingga Jatuh
Unik 29 Ags 2024, 19:30 WIB
-
01:40
Davina Karamoy Dapat Mukjizat dari Surat Al Isra, Perubahan Luar Biasa di Tubuhnya
Hiburan 5 jam yang lalu -
01:51
Sosok Sugianto, WNI Jadi Pahlawan Karena Bantu Selamatkan Nenek-Nenek Dari Kebakaran
Hiburan 5 jam yang lalu -
01:25
VIDEO: Presiden Korea Selatan Dimakzulkan! Pendukung Murka, Penentang Bersorak
Internasional 7 jam yang lalu -
01:41
Momen Pemakaman Ray Sahetapy, Sang Anak Ungkap Satu Pesan Ayah Yang Selalu Diingatnya
Hiburan 8 jam yang lalu -
01:40
Keunggulan Keramas Menggunakan Shampoo Brush: Rambut Jauh lebih Bersih!
Lifestyle 8 jam yang lalu -
01:54
Rahasia Perempuan Mandiri Finansial: Kebiasaan Kecil yang Bikin Stabil di Masa Depan
Lifestyle 8 jam yang lalu -
02:21
VIDEO: Gempa Dahsyat Myanmar Tewaskan Ribuan Warga, Rumah Sakit Kewalahan
Internasional 9 jam yang lalu -
24:18
Fokus : Tebing 50 Meter di Mojokerto Longsor, Dua Mobil Terseret ke Jurang
TV 10 jam yang lalu -
02:35
VIDEO: Tarif "Timbal Balik" Trump Tuai Kecaman Dunia
Bisnis 10 jam yang lalu