logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Perajin Tas Tali Kaca Banjir Pesanan Berkat Inovasi Lukisan Air Brush

News15 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 10:12 WIB
Diterbitkan 15 Nov 2020, 23:56 WIB
Copy Link
Batalkan

Berdiam di rumah tak harus kehilangan penghasilan. Seperti halnya yang terjadi pada sekelompok warga di Jember, Jawa Timur, yang mengisi waktu luang selama pandemi COVID-19, dengan memproduksi tas lukisan air brush dari bahan tali kaca. Meski awalnya hanya iseng, tetapi produk mereka ternyata diminati pasar dan jadi bisnis yang menjanjikan. Berikut dilansir pada Fokus, 11 November 2020. Pantang menyerah, inilah seakan yang ditunjukkan oleh sekelompok warga di Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur. Sempat terpuruk gara-gara harus berdiam di rumah akibat pandemi COVID-19, mereka mencoba bangkit, dengan membuat kerajinan tangan berbahan tali kaca. Helai demi helai tali kaca dianyam, sehingga menghasilkan ragam model tas, dompet, hingga wadah tisu yang cantik. Aneka handycraft atau karya kerajinan tangan ini semakin bernilai jual tinggi, setelah dipadu dengan teknik decoupage, yakni semacam seni tempel bermotif bunga, hingga boneka. Bahkan tak cukup itu, sebagian hasil kerajinan juga dimodifikasi dengan seni lukisan air brush, atau teknik lukis dengan tekanan udara. Alhasil, tas tali kaca yang awalnya terkesan kuno, kini terlihat lebih menawan dengan sentuhan motif lukisan. Ide pembuatan kerajinan ini sendiri bermula dari coba-coba. Berawal dikerjakan untuk mengisi waktu luang, selama berdiam di rumah, akibat pandemi COVID-19. "Kalau selama ini kita mengenal anyaman tali kaca, itu sudah seperti tas yang sudah umum, jadi kita buat hanya warnanya baru, desainnya baru, ada gambarnya, terus ini kita kembangkan dalam suasana yang sepi, jadi kita kembangkan ke inovasi baru, jadi buat bentuk-bentuk yang baru, kayak tas-tas model baru, kemudian ada keranjang pakaian tadi, jadi kita manfaatkan waktu ini untuk berinovasi," ujar Hanifah, Perajin Tas Tali Kaca. Namun, respons pemesan ternyata di luar dugaan. Dipasarkan melalui media sosial maupun aplikasi belanja daring, permintaan kerajinan berbahan tali kaca ini terus mengalir dari berbagai kota. Harga tas maupun dompet tali kaca ini dibanderol bervariasi, mulai Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu per buah, tergantung ukuran dan motifnya.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Jember
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • kerajinan tali kaca
  • teknik decoupage
  • teknik air brush
  • news06:10
    Purbaya Kesal Depan Komisi XI, Krisis 98 Bisa Terulang: Ada yang Bilang Menkeu Kerjanya Apa
    News15 jam yang lalu
  • news04:23
    KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi
    News15 jam yang lalu
  • news02:51
    Prabowo Undang Mantan Menlu dan Wamenlu ke Istana Bahas Geopolitik
    News15 jam yang lalu
  • news08:53
    Komisi V DPR Cecar Menteri PU Soal Proyek: Dagingnya Dimakan BUMN, Tulangnya Buat Daerah
    News15 jam yang lalu
  • news05:39
    Menkeu Purbaya Mendadak Minta Maaf di DPR, Singgung Pelaku Pasar Modal
    News15 jam yang lalu
  • news12:48
    DPR Blak-blakan Depan Menpar Widi Soal Wisata Gili Meno: Lihat Jelek Banget, Bu!
    News16 jam yang lalu
  • news02:13
    Panen Kaviar Tanpa Bunuh Ikan, Lebih Etis dan Ramah Lingkungan?
    News16 jam yang lalu
  • news16:32
    Guyon Arief Hidayat Ingin Anak Jadi Wapres, Satu Ruangan di MK Tertawa
    News16 jam yang lalu
  • news06:07
    Keras! Putra PDIP Skakmat Menteri Widi: Saya Ingatkan Sekali Lagi, itu Namanya ...
    News16 jam yang lalu
  • news01:10
    Ormas Islam Setuju Indonesia Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Ini Alasannya
    News16 jam yang lalu