logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Air Telaga Sarangan Surut, Lahan Pertanian Terancam Kekeringan

News24 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 09:02 WIB
Diterbitkan 24 Okt 2020, 00:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Kekeringan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus meluas. Kali ini melanda petani di wilayah Plaosan, karena debit air di telaga pasir atau lebih dikenal dengan Telaga Sarangan, kondisinya surut. Kondisi serupa juga melanda Waduk Gonggang, hingga mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dan sekitarnya mati, karena tidak ada air. Beginilah kondisi air di telaga pasir, atau Telaga Sarangan, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Sejak 4 bulan lalu, debit air di telaga yang terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan air laut, tepatnya di lereng Gunung Lawu terus menyusut. Bahkan sebagian dasar telaga seluas 30 hektar ini, sudah mulai kelihatan. Air di Telaga Sarangan tinggal 7,8 meter kubik, sehingga tidak bisa digunakan untuk pengairan irigasi, dan memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar yang biasanya menggantungkan dari telaga. Karena jika air di dalam telaga sampai surut, akan mengalami kerusakan pada dasar waduk. Bahkan penyewa jasa perahu wisata, saat ini juga mulai merasakan dampaknya akibat perahu terancam tak bisa dijalankan. "Sudah 4 bulan hampir 5 bulan, orang bawah butuh air untuk irigasi ke sawah, sebagian besar kasihan orang bawah, nanti kalau ndak dialiri, ndak panen," kata Hari Agus Afandi, Pengelola Jasa Perahu. Kondisi serupa juga melanda Waduk Gonggang. Air di waduk ini, juga mengalami kekeringan. Akibatnya, ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dan sekitarnya mati, karena tidak dialiri air. "Waduk telaga pasir, posisi sekarang sudah elevasi 7,8 artinya kurang 0,8 cadangan yang kita gunakan, harapan kita mungkin musim tanam tinggal 2 hingga 3 minggu, jadi yang polowijo mungkin sudah terselamatkan," jelas Yudi Iswahyudi, Kabid SDA -- Dinas PUPR Magetan. Hingga saat ini, terdapat 15 dari 22 embung dan waduk di wilayah Kabupaten Magetan yang kondisinya kering. Termasuk Waduk Gonggang dan Telaga Pasir, Sarangan yang debit airnya sudah kritis. Demikian diberitakan pada Liputan6, 21 Oktober 2020.

  • liputan6
  • Kekeringan
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Magetan
  • Telaga Sarangan
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • waduk gonggang
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    Newssehari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    Newssehari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    Newssehari yang lalu