logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Perawat di Jawa Timur yang Terpapar COVID-19 Melonjak

News14 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 19 Sep 2025, 20:58 WIB
Diterbitkan 14 Okt 2020, 19:51 WIB
Copy Link
Batalkan

Jumlah perawat di Jawa Timur yang terinfeksi COVID-19, mengalami lonjakan drastis selama 7 hari terakhir. Sebanyak 352 perawat terinfeksi positif COVID-19. Bertambahnya perawat terinfeksi COVID-19 ini, disebabkan tingginya beban kerja perawat, sehingga kelelahan dan mudah terpapar COVID-19. Persatuan Perawat Nasional Indonesia, atau PPNI, Jawa Timur, mencatat terjadi lonjakan drastis pada sepekan terakhir, dengan 352 perawat terinfeksi COVID-19. Sebagian besar tenaga medis ini berasal dari Malang, Sidoarjo, Mojokerto, dan 28 daerah lain di Jawa Timur. Hingga kini, 352 perawat tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri. Ketua DPW PPNI Jawa Timur, Prof Nursalam mengatakan, terus bertambahnya perawat terinfeksi COVID-19 ini disebabkan tingginya beban kerja perawat. Setiap hari mereka berinteraksi dengan pasien lebih dari 5 jam. Kondisi ini membuat perawat kelelahan, dan mudah terpapar COVID-19. "Dengan banyaknya kasus, terutama kasus yang OTG itu mempunyai risiko, terutama menularkan kepada temen-temen perawat yang melayani di Puskesmas misalnya, temen perawat yang di rumah sakit, tapi tidak di ruang intensif, ruang khusus covid itu sendiri. Nah, kenapa itu terjadi, salah satunya karena mungkin penggunaan APD bukan level 3, yang kedua, saya rasa, temen-temen di rumah sakit ini perlu ditata di dalam pengelolaan untuk prakteknya, jadi harapan kita kalau merawat pasien covid itu maksimum 3 jam berinteraksi dengan pasien, namun ada yang lebih 6 jam," papar Prof Nursalam. Untuk mencegah perawat terinfeksi COVID-19, DPW PPNI akan terus tes PCR secara masif 14 hari sekali. Demikian seperti diberitakan pada Fokus, 13 Oktober 2020. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • Surabaya
  • Indosiar
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • COVID-19
  • ppni jawa timur
  • fokus indoosiar
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News2 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News2 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News2 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News2 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News2 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News2 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News2 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News2 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News2 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News2 hari yang lalu