logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Sejumlah Tempat Wisata di Jatim Tutup Sementara Dampak Corona COVID-19

News23 Maret 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 16:22 WIB
Diterbitkan 23 Mar 2020, 05:33 WIB
Copy Link
Batalkan

Mengantisipasi penyebaran virus corona baru yang memicu COVID-19, sejumlah lokasi wisata di Jawa Timur ditutup. Di Magetan, Taman Wisata Telaga Sarangan, dan pendakian Gunung Lawu ditutup sejak Selasa 17 Maret, dan akan dibuka 29 Maret 2020. Sementara di Lumajang, tiga lokasi wisata yang dikelola pemerintah, yakni, Selokambang, Museum Daerah, dan Kawasan Wonorejo Terpadu juga ditutup. Berikut dilansir pada Fokus, 20 Maret 2020. Sepi, dan tak ada pengunjung. Begitulah situasi Taman Wisata Telaga Sarangan. Sejumlah pelaku wisata, seperti tukang kuda, pengemudi kapal, pedagang kaki lima, hingga pemilik kios banyak yang menganggur. Mereka hanya terlihat duduk-duduk karena tak ada wisatawan. Bahkan di sejumlah lokasi, banyak kios yang tutup, ditinggal pemiliknya mencari pekerjaan lain, seperti, berkebun. Hal serupa juga terjadi di lokasi pendakian Gunung Lawu. Tepatnya jalur pendakian Cemoro Sewu, dan Singolangu. Di dua lokasi ini, nyaris tidak tampak adanya aktivitas. Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Lumajang, juga menutup tiga kawasan destinasi wisata yang dikelola pemerintah, di antaraya, wisata pemandian alam Selokambang di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Penutupan ini dilakukan sejak Selasa, hingga 14 hari ke depan. Selain kawasan ini, pemerintah juga menutup dua destinasi wisata lain yang dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, yakni, Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), dan Museum Daerah. Untuk destinasi yang dikelola swasta, pemerintah melarang pengelolanya menerima wisatawan dari luar kota, dan luar negeri. Serta diimbau untuk memperketat pemeriksaan pengunjung, terutama kondisi kesehatannya. Langkah penutupan tiga kawasan destinasi ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah kemungkinan penyebaran virus corona baru.

  • lumajang
  • Magetan
  • Telaga Sarangan
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Corona
  • COVID-19
  • pendakian gunung lawu
  • pemandian alami selokambang
  • tempat wisata tutup
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News3 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News3 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News3 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News3 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News3 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News3 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News3 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News4 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News4 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News4 hari yang lalu