logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Aksi Warga Borong Masker Bikin Harganya Meroket

News7 Maret 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 09:35 WIB
Diterbitkan 07 Mar 2020, 01:37 WIB
Copy Link
Batalkan

Setelah diumumkannya dua warga Indonesia yang terinfeksi virus corona. Warga mulai beramai-ramai memborong masker dan antiseptik pencuci tangan. Di Surabaya, stok masker dan antiseptik cuci tangan di beberapa apotik kosong. Hal yang sama juga terjadi di Mojokerto. Warga kesulitan mendapatkan masker, lantaran tidak adanya kiriman dari produsen, selain itu diduga masker dikirim ke luar negeri untuk dijual lagi. Seperti di apotik Jalan Demak Surabaya, masker dan hand sanitizer atau antiseptik pencuci tangan dan masker habis terjual. Kondisi ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Karena warga Surabaya, mulai memburuh masker. Menurut pemilik apotik. Ketiadaan stok diperparah dengan harga masker yang melambung tinggi, serta tidak ada stok barang dari pemasok atau supplier meski telah memesan jauh-jauh hari. Harga masker pun naik drastis hingga 6 kali lipat. Jika sebelumnya hanya Rp 48 ribu per boks isi 50 masker, kini meroket hingga Rp 300 ribu dengan jumlah yang sama. Namun meski harganya selangit masyarakat ada saja yang membeli. Tak hanya masker, stok antiseptik pengganti cuci tangan, atau hand sanitizer juga ludes. Kelangkaan masker juga terjadi di Mojokerto. Di sejumlah toko peralatan medis, warga kesulitan mendapatkan masker baik yang kwalitas biasa maupun yang kwalitas bagus seperti masker jenis N-95. Pemilik toko mengatakan, selain tidak adanya kiriman dari distributor, kelangkaan masker juga disebabkan adanya aksi borong warga, pasca merebaknya virus corona. Banyak warga membeli masker dalam jumlah besar untuk dikirim ke luar negeri. Terutama keluarga maupun kerabat mereka di negara-negara yang terpapar virus mematikan tersebut. Tidak hanya masker, cairan antiseptik juga mulai sulit untuk didapatkan. Saat ini cairan yang biasa dipakai untuk sabun cuci tangan ukuran 500 mililiter dijual Rp 100 ribu dari sebelumnya Rp 35 ribu. Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan agar harga kembali normal, karena banyak warga yang justru lebih membutuhkan tidak dapat memenuhi karena harganya yang tidak masuk akal. Demikian video pemberitaannya pada Liputan6, 5 Maret 2020.

  • Surabaya
  • Masker
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • harga masker naik
  • memborong masker
  • antiseptik pencuci tangan
  • news05:38
    Cekcok dengan Suami, Istri Nekat Bakar Rumah!
    News4 jam yang lalu
  • news06:34
    Brutal! Aksi Gerombolan Pelajar Aniaya Pengendara di Cimahi
    News4 jam yang lalu
  • news08:16
    Asap Muncul dari Mesin, KRL Jakarta-Bogor Dievakuasi Mendadak
    News4 jam yang lalu
  • news04:13
    Beli Ganja Online, Pengedar Diciduk Saat Ambil Paket Ekspedisi
    News4 jam yang lalu
  • news12:31
    Wali Kota Bekasi Diancam Warga Saat Penertiban Lapak | Lansia Diserang Buaya Liar
    News18 jam yang lalu
  • news03:27
    Begini Penampakan Sungai Cisadane Tercemar Akibat Kebakaran Gudang Pestisida
    News20 jam yang lalu
  • news09:13
    Komisi VIII DPR Cecar Babe Haikal, Emosi Ungkap Temuan Sertifikasi Halal Bayar Jutaan
    News20 jam yang lalu
  • news02:10
    Fenomena Tua di Jalan, Berapa Banyak Waktu Dihabiskan karena Macet?
    News20 jam yang lalu
  • news10:48
    Sosok Ketum Demokrat AHY di Mata Merry Riana Seorang Kesatria
    Newssehari yang lalu
  • news05:01
    Keras DPR Semprot Babe Haikal, Singgung Dapur MBG Tak Miliki Sertifikat Halal
    Newssehari yang lalu