logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Pecinan Street Food di Banyuwangi, Wujud Toleransi Antar-Umat

News6 Februari 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 17:12 WIB
Diterbitkan 06 Feb 2020, 17:19 WIB
Copy Link
Batalkan

Di Banyuwangi, Jawa Timur wisata kuliner terus ditumbuhkan. Masih dalam suasana Imlek, wisata pecinan street food dengan aneka menu kuliner khas Tionghoa, seperti ayam kunpao, dimsum, bebek peking, hingga sate taichan, kini mulai diminati masyarakat di ujung timur pulau Jawa tersebut. Penasaran? Berikut liputannya pada Liputan6, 4 Februari 2020. Pecinan Street Food ini digelar di sepanjang Jalan Ikan Gurame, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Ada berbagai macam kuliner khas Tionghoa yang disajikan, mulai dari sate taichan, yakni sate daging ayam yang terkenal dengan sambalnya yang super pedas, gurita bakar, cumi bakar, dimsum, bebek peking, bakcang, hingga kue basah. Meski semua yang tersaji adalah masakan khas warga Tionghoa, namun masyarakat muslim tak perlu khawatir. Sebab semua menu yang dijajakan dijamin 100 persen halal untuk menghargai masyarakat muslim yang datang ke tempat ini. Tak hanya menyajikan berbagai masakan Tionghoa, di Pecinan Street Food ini juga menyediakan berbagai oleh-oleh khas warga Tionghoa, seperti baju tradisional etnis Tionghoa untuk anak-anak, hingga miniatur barongsai. Berada di Pecinan Street Food ini, benar-benar membuat pengunjung merasakan sensasi berada di sebuah pasar yang ada di negeri tirai bambu. Di sini masyarakat juga bisa menyaksikan berbagai kesenian khas Tionghoa kuno seperti wayang kotehi. Masyarakat yang datang juga diperbolehkan untuk masuk ke area klenteng Hoo Tong Bio dan berswafoto dengan ornamen bangunan khas Tionghoa. Acara Pecinan Street Food dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Acara akan terus digelar sekali dalam sepekan untuk lebih memasyarakatkan tradisi dan budaya etnis Tionghoa sebagai suatu keberagaman yang bisa diterima dengan tetap menjunjung sikap saling bertoleransi.

  • Banyuwangi
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • pecinan street food
  • Sate Taichan
  • Bebek Peking
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssejam yang lalu
  • news01:24
    Menikahi Karakter AI Buatan Sendiri, Apakah Legal dan Diakui?
    Newssejam yang lalu
  • news11:42
    Dikepung Banjir, Permukiman Tambun Utara Terendam Parah!
    News2 jam yang lalu
  • news07:21
    Senin Dini Hari, Banjir Kelapa Gading Jakarta Belum Surut!
    News4 jam yang lalu
  • news07:02
    Tragedi ATR 42-500, Keluarga Korban Jalani Tes DNA
    News5 jam yang lalu
  • news10:17
    KNKT Buka Fakta Awal ATR 42-500, Singgung Soal Kontrol Pesawat
    News6 jam yang lalu
  • news04:54
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh, Tim SAR Temukan Puing di Hutan
    News6 jam yang lalu
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News4 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News4 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News4 hari yang lalu