logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ayah di Ngawi

News7 November 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 18 Sep 2025, 20:55 WIB
Diterbitkan 07 Nov 2019, 06:30 WIB
Copy Link
Batalkan

J (31) ayah kandung AA bayi perempuan berumur 5 bulan, warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi langsung diamankan di Kantor Polisi Resor Ngawi, bapak empat anak ini ditangkap dan diamankan, karena diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri, hingga tewas. Seperti ditayangkan Fokus, (5/11/2019), polisi juga membawa DR (27), ibu kandung korban untuk dimintai keterangan, dihadapan polisi, ibu kandung korban mengaku tidak mengetahui jika bayinya tewas, akibat dianiaya oleh suaminya. Sebab sebelum kejadian, Sabtu sore 2 November 2019, anaknya diambil paksa oleh suaminya untuk dibawa ke rumah mertuanya, di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Kota Ngawi. Keesokan harinya, ibu korban baru mendengar jika bayinya sakit dan akhirnya meninggal dunia di Puskesmas setempat. Dari hasil visum diketahui jika tewasnya bayi tersebut akibat penganiayaan yang diduga dilakukan orangtuanya sendiri. Karena ditemukan banyak luka memar di pelipis mata, kening, kepala belakang, dan punggung. Sementara pelaku mengaku telah menganiaya bayinya, karena terus menangis saat diambil paksa dari rumah istrinya, untuk dibawa pulang. "Terkait adanya temuan bayi dalam kondisi meninggal dunia, kita sudah melakukan visum luar, sementara hasilnya ada beberapa luka akibat kekerasan dan kita sudah melakukan pemeriksaan, sementara ini ayahnya sudah mengakui bahwa dia yang melakukan, karena adanya masalah keluarga," ujar Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu. Setelah mengaku, pelaku diberi kesempatan pulang untuk mengikuti pemakaman bayinya, ayah empat orang anak yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk ini, hanya bisa menyesali perbuatannya, usai dimakamkan, pelaku kembali dimasukkan ke mobil polisi untuk dibawa ke kantor Polres Ngawi.

  • Ngawi
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • bayi tewas dianiaya
  • desa tawun
  • kasreman
  • Bayi 5 Bulan
  • Masalah Keluarga
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News2 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News3 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News3 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News3 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News3 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News3 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News3 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News3 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News3 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News3 hari yang lalu